SpotlinkNews - PBSI terus melakukan pembenahan demi melahirkan pebulu tangkis Indonesia yang mumpuni, tidak hanya dalam aspek prestasi tapi juga kesehatan atlet dan keberlanjutan pembinaan.
Pendekatan teknologi berbasis sport science pun kini dilakukan PBSI dengan meluncurkan platform PBSI Sport Science Analytics.
PBSI Sport Science Analytics adalah platform berbasis website yang pada tahap pertama pengembangannya ini berfungsi sebagai pangkalan data kondisi atlet.
Baca Juga: Siap-siap, Duel Conor Benn vs Chris Eubank Jr Bakal Digelar di Stadion Tottenham Hotspur
Data tersebut berupa catatan kejadian yang berhubungan dengan kesehatan, kebugaran dan cedera, serta rekomendasi intervensi dan program pengembangan dari tim pendukung yang meliputi tim medis, fisioterapi, dan nutrisi.
Fitur-fitur utama dalam platform ini adalah input data terintegrasi, logbook dari bidang-bidang, dan komparasi atlet.
“Platform yang diluncurkan saat ini bersifat rintisan, masih belum sempurna, dan akan terus dikembangkan untuk membangun ekosistem sport science yang komprehensif," ujar Ketua Umum PP PBSI Muhammad Fadil Imran.
Baca Juga: Ditahan Imbang Brentford, Pep Guardiola Terlihat Emosi dengan Stefan Ortega
"Untuk itu kami juga menggandeng para profesional dan pakar,” ujarnya dalam acara peluncuran di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur (13/1).
Fadil menambahkan, pada tahap pengembangan selanjutnya, platform ini dapat menyambungkan informasi dari tim pendukung kepada tim pengguna informasi.
Informasi tersebut bisa dimanfaatkan oleh pelatih teknik, pelatih fisik, fisioterapis, dokter, hingga katering, mencatat bagaimana intervensi dijalankan, serta dampaknya terhadap performa atlet.
Baca Juga: Legenda Manchester City Tony Book Wafat di Usia 90 Tahun
Selain meluncurkan platform, pada saat yang sama PBSI juga melakukan pengukuran pertama kondisi atlet yang menjadi baseline bagi pengembangan database ke depan.
Para atlet yang sedang berada di Pelatnas menjalani serangkaian tes yang terdiri pengukuran profil medis umum, profil antropometri atau dimensi tubuh manusia.
Artikel Terkait
5 Nutrisi untuk Memulihkan Tenaga dengan Cepat bagi Pelari Marathon
Awas Hati-hati, Durasi Tidur dan Kesehatan Berhubungan dengan Risiko Kematian
Apa Itu Kreatin dan Bagaimana Manfaatnya bagi Atlet?
Abhinav M Tentang Tantangan Nutrisi yang Dihadapi Atlet Akar Rumput