Thiago Motta, yang berdarah Italia-Brasil, tentu berada di bawah tekanan besar.
Jika gagal memanfaatkan kesempatan ini, ia mungkin harus menyerahkan posisinya kepada Xavi Hernandez yang sudah dikenal dengan filosofi sepak bola modern ala tiki-taka.
Dengan sisa musim yang masih berjalan, Juventus kini berada di persimpangan penting.
Baca Juga: Pamit, Shin Tae-yong Menyambangi Menpora Dito Ariotedjo Sebelum Pulang ke Korea
Apakah Thiago Motta mampu membalikkan situasi atau Xavi Hernandez yang akan menjadi sosok baru di kursi pelatih?
Semua tergantung pada hasil yang diraih Juventus dalam beberapa bulan ke depan.***