"Sehingga waktu yang mepet ini kami belum bisa berbuat banyak."
Baca Juga: Bintang Barcelona Dicoret Karena Tindakan Disiplin
Meskipun demikian, mereka optimistis kondisi rumput akan lebih baik saat Indonesia menghadapi China pada 5 Juni 2025.
"Insyaallah saat lawan China insyaAllah sudah jauh lebih baik," tambah pihak Lestarindo.
Masalah kondisi lapangan SUGBK sudah menjadi perhatian sejak pertandingan sebelumnya, termasuk ketika Timnas Indonesia berhadapan dengan Jepang.
Baca Juga: Diletta Leotta Ahli Dalam Ilmu Hitam, Penggemar Juventus Geleng-geleng Kepala
Saat itu, kondisi rumput mendapatkan kritik tajam, termasuk dari bintang Samurai Biru, Takumi Minamino.
Ia menilai permukaan lapangan tidak rata sehingga bola mudah memantul dan sulit dikontrol.
Lestarindo menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama masalah ini adalah keberadaan beberapa jenis rumput berbeda di SUGBK.
Baca Juga: Real Madrid Minta Suaka untuk Keluar dari LaLiga
Perbedaan ini menyebabkan munculnya area dengan warna dan tekstur yang tidak seragam, sehingga berdampak pada kualitas permainan di lapangan.
"Ada jenis rumput lain yang efeknya akan ada spot-spot jenis rumput lain yang berbeda warna dan tekstur," jelas Lestarindo.
Kondisi ini diakui cukup sulit untuk dikendalikan dalam waktu singkat.
Baca Juga: Tagar Indra Sjafri Out Berkeliaran di Medsos, Jejaki Nasib seperti Shin Tae-Yong?
Namun, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas perawatan, mereka menegaskan akan berupaya keras untuk memperbaiki kualitas rumput secara bertahap.