SportlinkNews - Nike tampaknya tengah bersiap menghidupkan kembali salah satu lini sepatu sepak bola paling ikoniknya: Hypervenom.
Setelah T90 dan Mercurial Vapor kembali diperkenalkan, sinyal kuat mengarah pada kemungkinan kembalinya Hypervenom generasi pertama, sebuah siluet yang pernah mengubah peta permainan para penyerang.
Ketika Nike menghentikan produksi T90 pada tahun 2013 demi memperkenalkan Hypervenom, banyak penggemar merasa kecewa.
Baca Juga: PBVSI Terjunkan Dua Tim di AVC Nations Cup 2025, Megawati Masuk Daftar Timnas Indonesia
T90 dikenal luas sebagai salah satu sepatu bola paling dicintai.
Namun, kehadiran Hypervenom membuktikan bahwa Nike tidak sekadar mengganti, tetapi menghadirkan sesuatu yang revolusioner.
Hypervenom lahir di tengah transformasi gaya bermain sepak bola yang semakin dinamis dan kompleks.
Baca Juga: Duel Hidup Mati Tiga Tim Liga 1 Demi Lolos dari Jeratan Degradasi
Nike melihat bahwa penyerang modern membutuhkan sepatu yang mendukung gerakan cepat dan lincah di ruang sempit, bukan sekadar kecepatan atau kekuatan.
Dengan pendekatan ini, lahirlah kategori baru: sepatu ringan, presisi sentuhan tinggi, dan sol luar yang fokus pada kelincahan.
Lapisan atas Hypervenom generasi pertama dianggap sebagai salah satu yang terbaik sepanjang masa.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pekan ke-34 Liga 1 2024/2025, Laga Pamungkas Penentu Klasemen
Bahan NikeSkin yang digunakan sangat lembut dan fleksibel, memberikan sensasi bola yang sangat dekat di kaki pemain.
Meski sempat dilaporkan rentan sobek, kenyamanan dan kontrol yang ditawarkan membuatnya cepat populer di kalangan pemain profesional.
Artikel Terkait
Momen Mobil Scott McTominay Diserbu Fans Napoli
Conte Percaya Takhayul, Minta Fans Jangan Bawa Bendera Ini Jika Napoli Ingin Scudetto
Tawuran di SEA Games Terekspos ke Seluruh Dunia dan Transformasi Spektakuler Sepak Bola Asia Tenggara
Banyak Atlet Wanita Percaya Perbedaan dalam Perkembangan Jenis Kelamin
Media China Soroti 32 Pemain Timnas Indonesia yang Dipanggil Patrick Kluivert