SportlinkNews - Detail awal tentang Air Jordan Loafer Mule yang akan dirilis pada tahun 2025.
New Balance memulai tren sepatu kets pada tahun 2024. Tren tersebut dengan cepat menyebar ke seluruh industri, membawa merek-merek seperti Hoka ke dalam campuran dan memicu minat baru pada desain sepatu kets sebelumnya dari perusahaan seperti Converse dan Mizuno.
Dengan banyaknya perdebatan tentang ke mana konsep tersebut akan mengarah selanjutnya, merek yang sudah dikenal namun tak terduga ini ikut serta.
Baca Juga: Naruto x Zion Air Jordan 1 High Utility Stash, Sneaker yang Tak Pernah Rilis
Gambar produk e-commerce baru telah muncul dari Air Jordan Loafer Mule yang akan dirilis pada tahun 2025 khusus untuk wanita.
Tidak seperti beberapa sepatu kets yang sedang tren lainnya, gaya yang akan datang ini tampaknya tidak menampilkan perkakas di bagian bawah kaki dari model sebelumnya.
Sebaliknya, model tersebut memilih sol tengah yang tebal dan berlapis-lapis dengan pola traksi sol luar yang mengingatkan pada konfigurasi titik pivot Air Jordan 3.
Di bagian atas, Air Jordan Loafer Mule mempertahankan kesan tradisional dengan bagian atas kulit hitam mengilap yang dibentuk menyerupai sepatu loafer dengan bukaan tanpa punggung seperti sandal mule.
Baca Juga: Converse Kecam Anthony Edwards dan Adidas Setelah Thunder dari SGA Menaklukkan Timberwolves
Lencana Air Jordan berukir perak berada di atas tali tengah kaki dan merek Air Jordan juga terukir di alas kaki.
Secara keseluruhan, tampilannya agak mengingatkan pada sepatu loafer Monolith Prada, meskipun tampilan Air Jordan yang akan datang kemungkinan akan dijual dengan harga yang jauh lebih murah.
Meskipun sepatu loafer mule khusus ini merupakan desain baru untuk Jordan Brand milik Nike Inc., ini bukan pertama kalinya merek tersebut merambah ke bidang alas kaki formal.
Baca Juga: Acara Netflix Georgina Rodriguez Dibatalkan setelah Pacar Cristiano Ronaldo Meraup Rp 432 Miliar
Pada awal tahun 2000-an, merek tersebut meluncurkan koleksi Jordan Two3 yang berumur pendek yang mencakup pilihan pakaian dan sepatu formal seperti sepatu loafer, sepatu bot, sepatu mokasin, dan slip-on. Produk ini akhirnya dihentikan produksinya pada tahun 2003.
Artikel Terkait
Ronaldo Ungkap Alasan Tidak Tampil di Piala Dunia Antarklub
Studi: Kafein Memangkas Waktu Lari Sprint 100 Meter hingga 0,1 Detik
Orang Italia Budak Taktik, Ranieri Berharap Masa Indah Leicester City
Timnas Malaysia Coret 4 Pemain Naturalisasi Seharga Rp 115 Miliar
Berpisah dengan Wolves, Bek Muda Timnas Indonesia Ini Punya Modal Bermain di Eropa
Tanah Airku Menggema di GBK, Dunia Menangis Lihat Timnas Indonesia Bernyanyi