SportlinkNews - Kita sering mendengar atau menggunakan ungkapan "olahraga, itu ada dalam DNA Anda". Namun jika berbicara tentang olahraga, ini bisa jadi benar.
Olahraga terus berkembang, dan seiring dengan itu, begitu pula gagasan tentang sport science atau ilmu olahraga.
Ilmu olahraga menggali lebih dalam dan lebih dalam untuk menggali dan mengembangkan bakat olahraga elit. Terkait DNA dan gen, ilmu olahraga mendorong batasan dalam hal penelitiannya dan mengeksplorasi kemungkinan apa yang dimilikinya.
Pertama-tama, penting untuk memahami apa sebenarnya yang menyusun DNA kita, dan bagaimana hal ini penting bagi olahraga.
Baca Juga: Cara Mendapatkan Bentuk Tubuh Seperti Orang Himalaya
Apa itu DNA
DNA, atau asam deoksiribonukleat, adalah materi keturunan pada manusia dan hampir semua organisme lainnya. Hampir setiap sel dalam tubuh seseorang memiliki DNA yang sama.
DNA membawa informasi genetik dalam sel-sel tubuh dan terdiri dari 4 bahan kimia yang serupa. Gen adalah bagian yang berbeda dari DNA sel.
Gen adalah instruksi berkode untuk membuat semua yang dibutuhkan tubuh. Para peneliti telah menemukan apa yang sebenarnya dilakukan oleh banyak gen tubuh, namun masih ada beberapa gen yang fungsinya masih belum diketahui.
Baca Juga: Talkshow Series Gizi Bersama KONI: Perlu Disiplin Kuat Menjaga Kebugaran Atlet Selama Libur Panjang
DNA terkadang disebut sebagai "cetak biru kehidupan" karena mengandung kode atau instruksi untuk membangun organisme dan memastikan bahwa organisme tersebut berfungsi dengan benar.
Sederhananya, DNA dan gen merupakan blok pembangun manusia dan dapat memengaruhi cara mereka tumbuh dan berkembang.
DNA dan performa atlet
Jadi, mengapa ini penting untuk olahraga? Menurut Dr. Alun Williams, Direktur Laboratorium Genomik Olahraga Cheshire di Manchester Metropolitan University, bukti ilmiah menunjukkan bahwa kemampuan atletik bergantung pada faktor genetik dan lingkungan.
Baca Juga: Keren, Pemain Fulham Rilis Singel Musik Bersama Rapper Inggris
Ia mengklaim bahwa memiliki "gen yang baik" akan sangat membantu dalam menciptakan juara dunia. Temuan ini terbukti ketika kita melihat tren pemenang Olimpiade di masa lalu.
Artikel Terkait
Segini Uang yang Dikeruk Tim Liga Europa di Kompetisi 2024/25, Manchester United Paling Banyak
Hasil Liga 1: Persib Tumbangkan Bali United, Gol Beckham Putra dan Gustavo Franca Bikin Stadion Bergemuruh
Erick Thohir: Jangan Lepaskan Mimpi, Timnas Masih Punya Peluang ke Piala Dunia
Max Verstappen Mendapat Tawaran Menggiurkan Senilai 264 Juta Euro
Simak, Profil dan Catatan Lengkap Semifinalis Liga Europa 2024/2025
Ikuti Jejak Mohamed Salah, Virgil van Dijk Perpanjang Kontrak dengan Liverpool FC