SportlinkNews - Seiring berlanjutnya musim panas, sangat penting untuk diingat agar tetap terhidrasi.
Bukti menunjukkan bahwa lebih dari separuh orang Amerika tidak mengonsumsi cukup cairan untuk mempertahankan hidrasi yang tepat (kondisi euhidrasi).
Tetap terhidrasi sangat penting karena status hidrasi dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh seperti pengaturan suhu, pelumasan sendi, dan fungsi kardiovaskular.
Bagi mereka yang aktif secara fisik di cuaca panas, hidrasi sangat penting untuk menjaga fungsi dan keselamatan kardiovaskular.
Plasma, yang terdiri dari lebih dari 90% air, membentuk lebih dari setengah volume darah total.
Jika Anda mengalami hipohidrasi, ada lebih sedikit air dalam darah yang mengharuskan jantung bekerja lebih keras untuk menjaga sirkulasi darah.
Hal ini menyebabkan denyut jantung dan tekanan darah meningkat. Lebih jauh lagi, dehidrasi yang berkepanjangan dapat menyebabkan disfungsi endotel dan merusak organ vital seperti ginjal.
Baca Juga: Studi: Kafein Memangkas Waktu Lari Sprint 100 Meter hingga 0,1 Detik
Memiliki volume plasma yang cukup akan memungkinkan jantung memompa darah lebih efisien.
Bagi mereka yang berada di belahan bumi utara, musim panas ini menyebabkan peningkatan suhu dan orang-orang melakukan lebih banyak aktivitas luar ruangan.
Oleh karena itu, penting untuk menyadari pentingnya menjaga tubuh tetap terhidrasi demi keselamatan.
Baca Juga: Patrick Kluivert Akui Kekuatan Jepang, Timnas Indonesia Siap Tampil Maksimal
Saat berkeringat, Anda kehilangan banyak air dan pada gilirannya, plasma darah.
Artikel Terkait
Ilmu Olahraga, Bryson DeChambeau, dan Power Golf
Kritik Terhadap Pelatih China Branko Ivankovic Terus Bermunculan
Rafael Struick Kehilangan Tempat di Klub dan Timnas Indonesia, Masa Depan di Titik Terendah
AVC Nations Cup 2025: Timnas Voli Putri Indonesia Telan 3 Kekalahan, PBVSI Banjir Hujatan
Jelang Pertandingan Jepang Vs Timnas Indonesia: Tanggapan Kluivert Ditanya Serius atau Seru