SportlinkNews - Sebuah studi yang dipromosikan oleh LaLiga tentang pencegahan cedera menerima penghargaan internasional untuk artikel ilmiah terbaik tahun ini dalam bidang kedokteran olahraga.
LaLiga adalah satu-satunya liga profesional utama yang memiliki struktur khusus seperti bidang Kecerdasan & Performa Sepak Bola (Football Intelligence & Performance).
Jurnal Amerika Utara Sports Health, salah satu publikasi ilmiah internasional paling berpengaruh dalam bidang kedokteran olahraga dan kesehatan atlet berperforma tinggi, telah memberikan penghargaan tahunannya.
Baca Juga: Valentino Rossi Lolos Kualifikasi WEC, Bawa Timnya Terjun ke Balap Ketahanan di 24H Le Mans 2025
Sports Healths memberikan penghargaan untuk artikel penelitian asli terbaik kepada sebuah studi yang dikembangkan dengan data resmi dari kompetisi LaLiga melalui Mediacoach.
Makalah tersebut berjudul "Penurunan Paparan Pertandingan dalam 2 Pertandingan Sebelumnya Menyebabkan Insiden Cedera Otot Hamstring pada Pemain Sepak Bola Profesional" (https://doi.org/10.1177/19417381231158117).
Makalah tersebut menjelaskan bahwa partisipasi yang rendah dalam pertandingan sebelumnya secara signifikan meningkatkan risiko cedera otot hamstring.
Baca Juga: Real Betis Luncurkan Jersey Kandang 2025-2026, Kembali ke Nuansa Klasik Hijau
Secara khusus, risiko meningkat ketika seorang pemain bermain kurang dari 64 menit dalam pertandingan sebelumnya, atau kurang dari 95 menit dalam dua pertandingan sebelumnya secara gabungan.
Data tersebut diperoleh melalui Mediacoach, platform analisis performa yang digunakan oleh 42 klub profesional LaLiga.
Artikel tersebut dipimpin oleh para peneliti dari Universidad Miguel Hernández (UMH) dan Universidad Rey Juan Carlos (URJC), bekerja sama dengan bidang Football Intelligence & Performance LaLiga.
Baca Juga: Kunjungi Spanyol Wakil Presiden Republik Rakyat China Bertemu Presiden LaLiga
"Temuan ini mengubah cara kita memahami pencegahan: kita tidak hanya harus memantau kelebihan beban, tetapi juga kurangnya paparan kompetitif."
"Ada profil risiko yang hingga kini tidak diperhatikan," jelas Víctor Moreno, peneliti utama studi dan profesor di Universitas Miguel Hernández.
Artikel Terkait
Mengungkap Kunci Kemenangan Bersejarah Malaysia atas Vietnam
Yamaha Terus Fokus Pada Pengembangan Mesin V4
KONI Depok Resmi Dilantik, Herry Suprianto Respon Tantangan Wali Kota
Adidas Italia "Made in Italy" dan "Italia '60" Hadirkan Gaya Klasik dengan Sentuhan Mewah