Terungkap Sains di Balik Teknik Terbaik Untuk Renang

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 20 Juli 2025 | 10:26 WIB
Steven Tio, mengunjungi Tim Renang dan Selam UNC dan mengukur tangan kiri setiap perenang.
Steven Tio, mengunjungi Tim Renang dan Selam UNC dan mengukur tangan kiri setiap perenang.

SportlinkNews - Meskipun penemuan renang kemungkinan besar sudah ada sejak jutaan tahun lalu, tak lama setelah manusia pertama kali berevolusi, sains di balik teknik terbaik untuk renang kompetitif masih jauh tertinggal dibandingkan olahraga yang jauh lebih muda.

Kolaborasi baru antara Departemen Ilmu Komputer, Matematika, dan Ilmu Latihan dan Olahraga dengan USA Swimming bertujuan untuk menjawab pertanyaan mendasar tentang performa perenang.

Ide awal untuk proyek ini berasal dari pertemuan tak terduga antara Profesor Richard McLaughlin dan Claudio Battaglini, keduanya adalah perenang yang antusias.

McLaughlin mengelola Laboratorium Fluida Gabungan dalam Matematika Terapan dan Komputasi, dan pengalaman bertahun-tahunnya di bidang dinamika fluida sangat cocok dengan latar belakang Battaglini dalam ilmu olahraga.

Baca Juga: Olahraga dan Sains Saling Memberikan Kontribusi yang Sama Besar

Battaglini juga merupakan pelatih renang ternama dunia dan saat ini menjadi pelatih lari cepat untuk Tim Nasional Junior AS. Untuk melengkapi kelompok tersebut, Jim Mahaney dari Ilmu Komputer ditambahkan untuk menangani kebutuhan rekayasa riset tim.

Memahami mekanika seseorang yang berenang merupakan tugas yang sulit dan rumit, sehingga langkah pertama adalah mencari cara untuk mengoptimalkan masing-masing bagian tubuh.

Tangan adalah titik awal yang jelas, dan sebuah sistem dirancang oleh Mahaney yang dapat mengukur gaya pada model tangan yang digantung di tangki resirkulasi.

Baca Juga: Tinju Bukan Tentang Kekerasan tapi Ini Alasan Disebut Sains Manis

Sistem ini menggunakan pengukur regangan yang dipasang pada 6 sumbu berbeda untuk merekam gaya yang diberikan air pada model tangan yang terendam saat mengalir melewatinya.

Air itu sendiri mengalir dengan kecepatan yang setara dengan perenang Olimpiade, sehingga gaya yang diamati analog dengan apa yang akan terlihat di kolam renang.

Dengan sistem ini, kelompok tersebut beralih untuk membuat model tangan yang lebih realistis.

Mahaney dan mahasiswa jurusan ganda ilmu komputer dan matematika, Steven Tio, mengunjungi Tim Renang dan Selam UNC dan mengukur tangan kiri setiap perenang, kemudian menggunakan data tersebut untuk menghasilkan model 3D ukuran tangan rata-rata seorang perenang UNC.

Baca Juga: Pelatih Malaysia Soroti Suporter Jelang Melawan Timnas Indonesia, Selalu Menegangkan Secara Emosional

Model tersebut kemudian dibagi menjadi tiga bagian, sehingga memudahkan penggantian jari atau ibu jari saat menguji posisi tangan yang berbeda.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: cs.unc.edu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB
X