Namun, studi ini adalah salah satu yang pertama kali mengkaji apa yang terjadi ketika remaja berhenti berolahraga, kata Knoester, dan studi ini menunjukkan bahwa kegigihan dalam bermain merupakan isu penting.
"Sayangnya, ini bukan sekadar cerita sederhana tentang apakah bermain olahraga itu baik untuk anak-anak," ujarnya. "Hal ini rumit karena pertanyaannya adalah apakah anak-anak tetap berolahraga dan alasan mengapa mereka tetap melakukannya atau berhenti."
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Ilmuwan Klaim Pesepak Bola Profesional Sebenarnya Iindividu yang Super Pintar
Arsenal Vs Tottenham: Kapten Odegaard Siap Kembali Sebagai Pahlawan Super dalam Derby London Utara
Resmi, Banten dan Lampung Daftar Jadi Tuan Rumah PON 2032
Istri Thibaut Courtois, Mishel Gerzig, Mencuri perhatian dengan Gaun Terbuka di Karpet Merah
Australian Open 2025: Alwi Farhan Kecewa Terjungkal di Perempat Final
Barcelona Mendinginkan Minat pada Penyerang Bundesliga