SportlinkNews - Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) telah sukses mengadakan lokakarya pendidikan selama lima hari yang difokuskan pada pengembangan sepak bola wanita.
Acara ini bertujuan untuk memberdayakan pelatih dari Arab Saudi dan Afrika.
Lokakarya yang berlangsung di Riyadh dari tanggal 14 hingga 18 Mei ini, diikuti oleh 32 pelatih, termasuk 16 pelatih dari 13 negara anggota Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) dan 16 pelatih dari berbagai klub olahraga lokal, pusat pelatihan regional, serta Tim Nasional Wanita Arab Saudi.
Lamia Bahaian, Wakil Presiden SAFF, mengungkapkan bahwa keberhasilan acara ini adalah bentuk komitmen dukungan terhadap sepak bola wanita.
"Keberhasilan acara ini mencerminkan komitmen kami untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan sepak bola wanita baik di Arab Saudi maupun di Afrika," ucap Bahaian.
"Melalui upaya kolaboratif ini, kami berharap dapat menciptakan jaringan pelatih yang kuat yang dapat saling berbagi pengalaman, mendukung satu sama lain, dan berkontribusi pada kemajuan sepak bola wanita secara global."
Baca Juga: Singapore Open 2024: Tunggal Putra Indonesia Ambyar, Anthony Ginting Gagal Pertahankan Gelar
"Antusiasme dan dedikasi para peserta sangat menginspirasi, dan kami yakin dampak mereka akan terasa baik di dalam maupun di luar lapangan," imbuhnya.
Lokakarya SAFF-CAF dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian para peserta melalui diskusi panel, pelajaran praktis, dan sesi teori.
Beberapa topik utama yang dibahas termasuk analisis data, kesehatan wanita dan pencegahan cedera, kepemimpinan dan komunikasi, serta strategi membangun tim.
Lluís Cortés, pelatih kepala Tim Nasional Wanita Arab Saudi, memimpin lokakarya ini bersama dengan Aalia AlRasheed, kepala Departemen Sepak Bola Wanita di SAFF, serta pakar sepak bola wanita internasional dan pejabat CAF terkemuka seperti Direktur Pengembangan, Kepala Sepak Bola Wanita, dan Pejabat Sepak Bola Wanita.
Lokakarya ini merupakan bagian dari perjanjian kerja sama antara SAFF dan CAF yang ditandatangani pada tahun 2023, menunjukkan komitmen berkelanjutan kedua pihak untuk mendorong kerjasama timbal balik dan mengembangkan sepak bola wanita.
Artikel Terkait
Amartha Hangtuah Lepas Ronald Delph, Pilih Bigmen Asal Belgia Sebagai Gantinya
Usai Melepas Jerome Jordan, RANS Tunjuk Pebasket Amerika Berpostur Tinggi Besar
Tak Jadi Tim Unggulan di EURO 2024, Timnas Italia Pasang Target Realistis
Timnas Italia Ingin Pertahankan Gelar di EURO 2024, Luciano Spalletti Minta Bantuan 5 Legenda
Singapore Open 2024: Ganda Campuran Dejan/Gloria Keteteran Bermain Cepat Lawan Cina Taipei