Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa pemain bola basket wanita dan pria memiliki rata-rata VO2max masing-masing 44,0-54,0 mL/kg/menit dan 50-60 mL/kg/menit.
Selain itu, terdapat korelasi positif antara kemampuan sprint berulang khusus bola basket dari hasil pertandingan dengan pengambilan oksigen maksimal (VO2max).
Untuk meningkatkan kemampuan pemain dalam mempertahankan latihan fisik intensitas sedang dalam waktu lama, pelatih sebaiknya menggunakan sesi latihan klasik intensif yang berkelanjutan.
Selain itu, memahami profil kapasitas anaerobik antar posisi dapat membantu pelatih merancang rencana pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu pemainnya.
Point guard adalah pemain yang diketahui memiliki kapasitas anaerobik yang lebih tinggi. Pemain depan kecil menunjukkan kapasitas anaerobik lebih banyak jika dibandingkan dengan pemain tengah.
Oleh karena itu, memahami kapasitas aerobik dan anaerobik atlet bola basket sangatlah penting dalam memahami keunggulan atletik yang dimilikinya. Dengan memahami profil fisiologis atlet bola basket, pelatih dapat merancang rencana pelatihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pemainnya dan mengidentifikasi area yang dapat ditingkatkan oleh pemain.
Selain itu, memahami kapasitas aerobik dan anaerobik pemain bola basket dapat membantu peneliti mengembangkan strategi yang lebih baik untuk mencegah cedera dan kelelahan, yang penting bagi setiap atlet tingkat tinggi.
Baca Juga: Masalah Kylian Mbappe dengan PSG Belum Berakhir Usai Drama Transfer ke Real Madrid
Komposisi tubuh
Komposisi tubuh merupakan faktor penting dalam menentukan keunggulan atletik seorang atlet dalam bola basket. Pemain bola basket profesional cenderung memiliki tingkat massa tubuh dan massa otot yang lebih tinggi dibandingkan dengan olahraga lainnya.
Selain itu, rata-rata lemak tubuh point guard dan pemain besar di NBA dari tahun 1997 hingga 2012 masing-masing adalah 8,68 kg (135,39 lbs) dan 11,98%.
Penting untuk dicatat bahwa komposisi tubuh dapat sangat bervariasi antar divisi di liga bola basket Italia. Misalnya, pemain Serie A memiliki massa tubuh 84,2 kg (164,89 lbs) dan lemak tubuh 8,7%, sedangkan pemain di divisi A2 memiliki massa tubuh 82,9 kg (164,89 lbs) dan lemak tubuh 9,1%.
Baca Juga: Hasil Toulon Cup 2024: Timnas U-20 Indonesia Kalah Lagi, Mauresmo Hinoke Cetak Gol Perdana
Data tinggi badan, massa tubuh dan komposisi tim bola basket menunjukkan perbedaan yang signifikan pada ukuran tubuh pemain. Hal ini tidak berpengaruh pada tingkat keberhasilan mereka. Dengan memahami profil fisiologis atlet bola basket, pelatih dan pemain dapat lebih mempersiapkan diri untuk mendapatkan keunggulan di lapangan.
Kekuatan dan Daya Tahan Otot
Atlet bola basket membutuhkan kekuatan dan daya tahan otot tingkat tinggi untuk dapat tampil baik dalam permainan.
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik Sepanjang Liga 1 Musim 2023/2024, Ada yang Bermain Selama 2.972 Menit
ASEAN Schools Games 2024: Kontingen Indonesia Raih 22 Emas Finis di Peringkat Kedua
PBVSI Kirim Tim Voli Putri U-18 Ikuti Princess Cup 2024 di Thailand, Target Masuk Final
Pembalap F1 Aston Martin Fernando Alonso Tercepat di FP2 Grand Prix Kanada
Dainese York Air Shoes Sepatu Kets Serbaguna Bagi Penjelajah Metropolitan