Lari Tidak Bikin Anda Mandul, 8 Mitos Seksis Dibantah oleh Pelari Wanita

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 24 Juni 2024 | 11:05 WIB
Pelari wanita di awal Boston Marathon 2024. Wanita tidak dapat berkompetisi secara resmi dalam perlombaan ini sampai tahun 1972. (nytimes)
Pelari wanita di awal Boston Marathon 2024. Wanita tidak dapat berkompetisi secara resmi dalam perlombaan ini sampai tahun 1972. (nytimes)

Pada tahun 1966, Kejuaraan Atletik Eropa memutuskan semua atlet wanita perlu menjalani tes jenis kelamin. Selama bertahun-tahun, metode pilihan mereka mencakup inspeksi visual, pemeriksaan ginekologi, dan pengujian kromosom.

Namun semua penelitian yang dilakukan sangat bertentangan dengan catatan sejarah.

“Saya belum menemukan contoh laki-laki yang berpura-pura menjadi wanita untuk memenangkan kompetisi olahraga perempuan. Nol,” tulis Mertens. Namun dari tahun 1968 hingga 1999, “lebih dari 10.000 wanita diuji jenis kelaminnya di Olimpiade.”

Kenyataannya adalah kadar testosteron berfluktuasi sepanjang hidup seseorang. Misalnya saja, kadar hormon pria menurun ketika mereka merawat bayi, sementara kadar hormon wanita justru meningkat selama kehamilan.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: apr.org

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB
X