“Bersyukur dengan kehadiran Kak Lilik, bukan cuma psikolog. Mungkin sebelumnya ada psikolog, cuman yang saya tekankan yaitu Kak Lilik juga sebelumnya mantan atlet badminton, jadi pasti ada hal-hal yang sama-sama kita rasakan dari sebelumnya,” Jelas Ginting pasca latihan di PBSI Cijantung tanggal 29 Juni 2024.
“Jadi, kalau saya curhat atau tukar pikiran, Kak Lilik juga tahu, – Oh, dia juga dulu merasakan, jadi solusinya mesti apa. – Jadi, ya, sangat terbantu.” Sambungnya.
Dukungan psikologis membantu atlet mengelola stres, meningkatkan kepercayaan diri, dan menjaga fokus selama pertandingan.
Baca Juga: Tim U-19 Indonesia Terus Fokus Tingkatkan Kondisi Fisik Jelang ASEAN U-19 Boys Championship
Pelatih Ginting, Irwansyah Harry Hartono, juga mengakui pentingnya dukungan psikolog olahraga. “Psikologis ini memang penting banget buat seorang atlet untuk bagaimana mereka menghadapi kejenuhan dan keletihan yang berlebih karena dipacu untuk jadi seorang juara,” jelasnya.
“Jadi, makanya saat-saat seperti itu, perlu banget psikolog ini untuk mengarahkan dan menenangkan juga. Yang penting untuk bagaimana caranya atlet ini bisa lebih rileks.” tegas mantan atlet Sumut.
Oleh karena itu, menurt Lilik Sudarwati, penting bagi setiap atlet maupun pelatih untuk mendapatkan pendampingan psikologis yang memadai.
"Sehingga mereka dapat tampil maksimal dan meraih juara di setiap pertandingan. Dengan dukungan ini, atlet dapat tampil maksimal dan meraih prestasi yang gemilang," pungkasnya.
Artikel Terkait
Euro 2024: Utak Atik Taktik dan Statistik Inggris Vs Slovakia
Wags Inggris Sewa Jet ke Jerman, Pesta Disiapkan Usai Pertandingan Melawan Slovakia
Jejak Shin Tae-yong dari Liga Korea hingga Angkat Level Sepak Bola Indonesia
Hasil Copa America: Chile dan Peru Minggir Dulu, Debut Kanada Dampingi Argentina ke Perempat Final
Preview Spanyol vs Georgia Euro 2024: Pasukan Willy Sagnol Bakal Total Menggempur Spanyol