Sportlinknews - Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk membentuk otot selain menghabiskan waktu berjam-jam di pusat kebugaran, mengangkat beban berat untuk menambah massa otot.
Ilmu nutrisi dan khususnya, nutrisi olahraga memainkan peran penting meskipun tidak dihargai dalam perbaikan, pertumbuhan, dan pemulihan otot yang lancar.
Pola makan yang seimbang, jika kandungan dan waktunya optimal, akan bekerja secara sinergis dengan latihan untuk memaksimalkan performa atletik dan membantu atlet mencapai tujuan pembentukan ototnya.
Baca Juga: Mengatasi Peradangan Sendi Siku pada Pemain Bulu Tangkis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
Pembentukan otot membutuhkan fondasi, yaitu protein. Serat otot tubuh mengalami robekan mikro saat otot mengalami ketegangan saat Anda berolahraga dengan intensitas tinggi.
Proses alami tubuh memperbaiki diri dengan asupan protein yang cukup. Ahli gizi olahraga sering menyarankan konsumsi protein pada periode yang dapat dipecah-pecah untuk membantu perbaikan otot segera serta pembentukan otot berkelanjutan dari waktu ke waktu.
Waktu, dosis, dan kualitas protein setidaknya sama relevannya dengan jumlahnya; oleh karena itu, ahli gizi olahraga adalah suatu keharusan untuk mencapai hasil maksimal.
Baca Juga: Pendekatan Ilmiah Latihan IIT untuk Meningkatkan Batas Stamina Anda
Sport Science, Nutrisi, dan Waktu Pemberian Nutrisi
Sport science telah lama membuktikan bahwa protein adalah kunci pembentukan otot. Namun, masalahnya bukanlah kuantitas protein.
Singkatnya, tubuh mengandung protein yang cepat dicerna, baik untuk pemulihan instan, dan protein yang dilepaskan secara lambat yang dapat memberikan pasokan asam amino yang stabil ke otot selama beberapa jam.
Mungkin tidak ada tempat yang paling jelas untuk hal ini selain dalam penelitian sport science. Kombinasi berbagai jenis asupan protein sepanjang hari, terutama setelah latihan, secara signifikan meningkatkan sintesis protein otot—proses yang digunakan tubuh untuk membangun otot.
Baca Juga: Panduan Nutrisi Olahraga yang Tepat untuk Atlet Muda
Ini bukan hanya tentang protein. Karbohidrat dan lemak sehat adalah elemen lain yang penting untuk membangun otot.
Karbohidrat mengisi simpanan glikogen dan membantu sel otot dalam kinerja fisiologis yang ekstrem, sementara lemak sehat mengatur hormon seperti testosteron, yang berkontribusi pada pertumbuhan otot.
Artikel Terkait
Sok-sokan Tiru Selebrasi Siuuu Ronaldo, Pemain Serbia Ini Malah Cedera
Italia 1-3 Prancis: Rabiot Raih Status Unggulan Teratas
Inggris 5 Irlandia 0: Tiga Singa Mengamuk dalam Perpisahan Sempurna Lee Carsley
Catatan Kualifikasi Piala Duni 2026: Indonesia vs Arab Saudi, Now or Never
Terungkap Alasan Mike Tyson Gigit Sarung Tinju saat Melawan Jake Paul