SportlinkNews - KONI Pusat kembali menggelar kegiatan daring "Belajar Sport Science Bersama KONI" yang melibatkan 120 peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, Sabtu, 22 Februari 2025.
Kegiatan ini merupakan inisiatif KONI Pusat melalui Bidang Sport Science dan Iptek, dan dijadwalkan akan berlangsung selama setahun dengan durasi pertemuan sebulan sekali.
Pada pertemuan kedua ini tampil sebagai pembicara yaitu Dr. Lilik Sudarwati Kepala Bidang Sport Science KONI yang menyoroti berbagai hal terkait soal sport science.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan 16 Besar Liga Champions Bikin Penggemar Bola di Indonesia Kurang Tidur
Dalam paparannya, Lilik Sudarwati menyebutkan peran penting sport science dalam meningkatkan prestasi atlet di dunia olahraga.
Lilik menyebutkan ada dua orang yang kehadirannya selalu diiringi dengan kibaran bendara Merah Putih dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
"Yang pertama yaitu presiden yang melakukan kunjungan kenegaraan, dan yang kedua atlet yang mencapai prestasi puncak di level internasional," ujarnya.
Untuk bisa menghasilkan atlet berprestasi dunia tentu dibutuhkan pembinaan dan pelatihan yang menyeluruh mulai dari atlet usia dini.
Karena itu, menurut Lilik, peran orang tua atau keluarga dalam mendorong prestasi atlet muda sangat penting. Namun kadangkala ada kekeliruan dalam membawa atlet muda menempuh jalan prestasi.
Misalnya saja, pemalsuan umur. "Mohon maaf, dalam kasus pemalsuan umur kadangkala justru orang tuanya juga berperan karena ingin melihat anaknya berprestasi," ujar Lilik yang pernah menemukan kasus seperti itu.
Baca Juga: Tegas! LaLiga Blokir Dua Platform Streaming Ilegal di Spanyol yang Miliki 400.000 Unique Users
Oleh karena itu pemahaman tentang sport science juga harus dimiliki para orang tua yang anaknya menekuni olahraga agar bisa memberikan pengetahuan yang benar untuk menghasilkan atlet berprestasi.
"Kita perlu bergerak dan perlu sosialisasi ke bawah," ujar mantan juara dunia bulu tangkis putri Indonesia ini.