sport-science

Atlet ADHD Butuh Waktu Lebih Lama untuk Pulih dari Gegar Otak

Kamis, 15 Mei 2025 | 13:05 WIB
Gangguan ADHD dapat dialami sejak anak-anak hingga dewasa. (medicalxpress)

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa atlet wanita membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih daripada pria—sekitar 13% lebih lama untuk kembali ke kelas dan 7% lebih lama untuk kembali berolahraga.

Para peneliti menambahkan bahwa atlet yang lebih muda juga cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.

Baca Juga: Final Coppa Italia, Milan 0-1 Bologna: Dan Ndoy Akhiri Penantian 51 Tahun

"Perkiraan hari kembalinya atlet pria berusia 18 tahun yang tidak mengidap ADHD adalah 17,29 hari, sedangkan untuk atlet wanita berusia 15 tahun yang mengidap ADHD adalah 23,10 hari," tulis tim peneliti yang dipimpin oleh Kyoko Shirahata, seorang instruktur kinesiologi dan ilmu rehabilitasi di Universitas Hawaii di Manoa.

Dari perspektif klinis (yaitu, dokter dan penyedia layanan kesehatan lainnya), perbedaan ini mungkin tidak tampak signifikan.

"Namun, dari perspektif pelatih, orang tua, atau atlet, hal ini mungkin terasa sangat penting, karena perbedaan pemulihan ini dapat mengakibatkan absennya satu pertandingan tambahan, tergantung pada waktu terjadinya cedera," tulis para peneliti.

Baca Juga: Sergio Conceicao: Kekecewaan Milan, Wasit Bukan Alibi

Dokter harus menyadari kemungkinan pemulihan yang lebih lama bagi atlet yang mengidap ADHD.

"Khususnya atlet wanita yang lebih muda, untuk memberikan panduan antisipatif dan untuk menjawab pertanyaan mengenai jangka waktu pemulihan kembalinya atlet ke olahraga setelah gegar otak," simpul tim tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB