SportlinkNews - Olahraga mendayung merupakan kombinasi unik antara pencapaian keterampilan sambil menantang sistem kardiovaskular.
Mendayung sangat bergantung pada sistem aerobik, karena perlombaan biasanya diselesaikan dalam waktu 5 hingga 8 menit, dan sistem anaerobik saat atlet membutuhkan start cepat dan semburan cepat selama perlombaan.
Ada beberapa jenis perahu yang dapat digunakan untuk berlomba. Perahu tersebut meliputi perahu untuk satu, dua, empat, dan delapan orang dan dapat memiliki satu atau dua dayung (selain yang tunggal).
Baca Juga: Musim Panas Menjadi Panas, Minum Air Putih Agar Tetap Aman
Perlombaan awal merupakan bagian terpenting, dan dimulai dengan beberapa gerakan cepat untuk menghidupkan dan menjalankan perahu.
Atlet perlu memiliki daya ledak agar efektif dalam aspek ini. Ini merupakan bagian utama dari perlombaan saat sistem anaerobik menjadi kontributor utama.
Sistem aerobik merupakan sistem yang dominan dalam perlombaan mendayung sejauh 2 km.
Berbeda dengan olahraga seperti sepak bola, yang menggunakan sistem aerobik tetapi terdiri dari berhenti dan memulai, sistem aerobik harus diterapkan secara merata selama perlombaan dan selalu pada tingkat yang terasa 100%.
Baca Juga: Pola Pelari Marathon Elite: Tak Ada Pola Hentakan Kaki Terbaik, Hanya yang Paling Efisien dan Aman
Untuk melatih aspek kardiovaskular ini, atlet biasanya mendayung dalam kondisi stabil (>30 menit dengan kecepatan yang sama) yang dapat dilakukan di air atau pada ergometer dayung, dan latihan interval yang membantu atlet berlatih dengan kecepatan saat lelah.
Sering kali, untuk mengeluarkan pendayung dari air, ergometer digunakan. Mesin ini praktis dan dapat digunakan oleh satu orang atau seluruh kru di erg terpisah untuk berlatih dengan pengaturan waktu.
Bersepeda juga merupakan alternatif populer bagi pendayung karena menggunakan kelompok otot yang sama dan memiliki gerakan yang serupa namun dapat menjadi perubahan yang menyenangkan bagi atlet.
Baca Juga: Lomachenko Lengser, IBF Berikan Sabuk Juara Kelas Ringan Kepada Muratalla
Aktivasi otot dalam teknik mendayung terdiri dari 60% kaki, 20% inti, dan 20% lengan, dan sangat mirip dengan gerakan deadlift tradisional.