SportlinkNews - Robekan manset rotator (rotator cuff tear) adalah cedera pada sekelompok otot dan tendon di bahu yang membantu mengangkat dan memutar lengan.
Hal ini terjadi akibat penggunaan berlebihan atau cedera tiba-tiba, menyebabkan nyeri, kelemahan, dan keterbatasan gerak, yang penanganannya bervariasi dari terapi fisik hingga operasi tergantung tingkat keparahan robekan (parsial atau penuh).
Jadi, Anda mengalami cedera bahu dan ternyata Anda mengalami robekan pada manset rotator. Apa sebenarnya artinya?
Baca Juga: Bermain Olahraga Remaja Dikaitkan dengan Kesehatan Mental yang Lebih Baik pada Orang Dewasa
Manset rotator mungkin memiliki nama yang sederhana, tetapi memiliki fungsi yang sangat penting.
Manset rotator terdiri dari 4 otot yang terhubung dari tulang belikat (skapula) ke tulang lengan atas (humerus), dan disebut sebagai penstabil dinamis lengan.
Artinya, manset rotator membantu mengontrol gerakan lengan Anda saat menggunakannya, baik saat meraih sesuatu dari lantai, meraih sesuatu dari atas, atau saat hendak memeluk orang terkasih (lucu).
Tetapi bagaimana cederanya? Trauma mungkin menjadi penyebab utamanya, misalnya saat Anda jatuh dengan posisi lengan yang aneh, atau mencoba mengangkat sesuatu yang terlalu berat.
Baca Juga: Napoli 2-1 Juventus: Pahlawan Hojlund Hancurkan Kembalinya Spalletti
Hal ini juga bisa disebabkan oleh penggunaan berlebihan, dengan pengulangan yang konstan dan beban berulang yang berlebihan sebagai penyebabnya.
Yang di luar kendali kita berkaitan dengan perubahan alami terkait usia, di mana otot-otot Anda melemah seiring bertambahnya usia, sehingga Anda lebih rentan terhadap cedera. Cedera dapat disebabkan oleh salah satu atau kombinasi faktor-faktor ini.
Jika Anda berpikir bahwa operasi adalah satu-satunya pilihan, Anda akan senang mengetahui bahwa itu bukan pilihan.
Baca Juga: Dua Kartu Merah 2 Gol, Real Madrid Tumbang di Kandang
Penanganannya akan bergantung pada banyak faktor, termasuk tetapi tidak terbatas pada ukuran, lokasi, dan jumlah robekan. Pilihan yang umum meliputi fisioterapi (termasuk latihan), operasi, atau terapi injeksi.