Dalam penelitian tersebut, HIIT dilakukan melalui rangkaian latihan singkat berintensitas sangat tinggi yang membuat napas terengah dan sulit berbicara, lalu diselingi periode pemulihan yang lebih ringan.
“HIIT kemungkinan bekerja lebih efektif karena memberikan tekanan yang lebih besar pada otot, sehingga tubuh mendapat sinyal kuat untuk mempertahankan jaringan otot, bukan justru kehilangannya,” pungkas Schaumberg.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)