Menurut postingan blog menarik di Wired oleh fisikawan Rhett Allain, perenang juara dapat mencapai daya sebesar 1200 watt (daya maksimum mesin cuci pakaian atau penyedot debu yang sangat kuat) dalam waktu singkat, serupa dengan daya yang dapat dicapai oleh seorang juara pengendara sepeda untuk waktu yang singkat, memompa keluar.
Dalam bukunya The Human Machine, profesor zoologi Inggris R. McNeill Alexander mengutip angka daya untuk berenang yang mencapai ratusan watt. Hal ini konsisten dengan tenaga yang dihasilkan secara rutin oleh para pesepeda papan atas.
Mengambang dan daya apung
Benda-benda mengapung karena ketika kita menaruhnya di dalam air, tekanan air di bawahnya akan mendorong dan menopangnya; dengan kata lain, tekanan air yang mendorong ke atas menyeimbangkan berat (gaya gravitasi) yang menarik ke bawah.
Itulah salah satu alasan mengapa kita berenang dalam posisi horizontal: melebarkan badan secara mendatar membuatnya bekerja lebih seperti rakit, sehingga lebih banyak gaya angkat dari air di bawahnya.
Anda mungkin tahu bahwa mengapung telentang jauh lebih mudah daripada berdiri tegak, ketika Anda perlu "menginjak air" (menendang dan mendorong lengan ke bawah untuk menciptakan gaya ke atas yang menghentikan Anda tenggelam).
Ketakutan terbesar orang yang bukan perenang adalah tenggelam di bawah air dan tenggelam, tetapi tenggelam saat Anda berenang jauh lebih sulit daripada yang Anda bayangkan.
Tergantung pada tipe tubuh Anda (seberapa besar tubuh Anda, berapa berat badan Anda, seberapa besar paru-paru Anda, seberapa gemuk Anda, dan sebagainya). Anda mungkin sangat ringan: Anda mungkin merasa sulit untuk tenggelam meskipun Anda menginginkannya.
Sudah diketahui bahwa orang yang lebih gemuk lebih ringan dibandingkan orang yang lebih kurus, dan hal ini disebabkan karena lemak kurang padat (lebih ringan) dibandingkan otot.
Mengenakan pakaian selam (terbuat dari karet sintetis yang disebut neoprene, yang memerangkap gelembung udara di dalamnya) membuat Anda semakin terapung, itulah sebabnya penyelam scuba biasanya harus memakai beban agar bisa tenggelam.
Lebih baik mengapung atau tenggelam?
Jika Anda seorang perahu, tentu lebih baik melakukan yang satu atau yang lain! Sayangnya, sebagian besar perahu melakukan kedua hal tersebut: mereka terhempas dan terseret arus—dalam pertemuan yang sangat bergejolak antara udara dan air.
Perahu tercepat adalah hidrofoil dan hovercraft (yang bertujuan untuk mengangkat diri dari ombak) dan kapal selam (yang tenggelam di bawahnya).
Jika Anda seorang perenang, kedua hal ini bukanlah pilihan. Kita tidak bisa memilih apakah akan tenggelam atau terapung: kita harus terseret ke dalam air.
Meski begitu, memahami ilmu berenang dan menguasai cara kita menerapkannya dapat membantu kita, makhluk darat yang malang, untuk bergerak seefisien mungkin di air!