SportlinkNews - Pernahkah Anda mendengar fakta binatang bahwa wombat bisa mengalahkan manusia tercepat di dunia, Usain Bolt, dalam lomba lari?
Rekor dunia lari 100 meter yang dipegang Usain Bolt diselesaikan dalam 9,58 detik dengan kecepatan rata-rata 37,58 kilometer per jam.
Dan meskipun Usain Bolt sempat mencapai kecepatan di bawah 44 kpj dalam kecepatan lari terbaiknya, wombat, dapat mengungguli jagoan Jamaika itu dengan kecepatan 40 kpj dalam jarak yang sama dalam jangka waktu sembilan detik.
Baca Juga: Timnas U-23 Taklukkan Australia, Erick Thohir: Itu Permainan yang Indonesia Mau
Namun dari mana sebenarnya fakta wombat atau wombat ini berasal?
Dua penelitian yang dilakukan baru-baru ini mengenai sejarah penelitian wombat, yang dilakukan oleh para peneliti dari universitas dan yang lainnya oleh Museum Victoria, nyaris tidak membuahkan hasil.
Mereka tidak dapat menemukan sumber utama seperti studi, observasi lapangan, atau makalah penelitian untuk mendukung kecepatan tertinggi hewan berkantung yang sering diulang tersebut.
Meskipun angka tersebut muncul berkali-kali di buku pelajaran hewan.
Baca Juga: Mengungkap Science dan Rahasia Teknologi Baterai di F1
Kini, penyelidikan mendalam yang dilakukan ABC telah melacak kebenaran mitos wombat yang berlari dengan kecepatan 40 km/jam.
Miskomunikasi yang dianggap sebagai fakta
Salah satu sumber resmi pertama yang mengklaim wombat dapat berlari lebih cepat daripada kebanyakan manusia adalah buku Complete book of Australian Mammals karya ahli zoologi Robert Strahan tahun 1984.
Buku tersebut memuji profesor ekologi dan paleontologi Universitas Flinders, Rod Wells, atas deskripsi wombat berhidung berbulu selatan (Lasiorhinus latifrons), salah satu dari tiga spesies wombat, yang memuat bagian tentang kecepatan mereka yang luar biasa:
“Meski tampak lambat dan kikuk, ia sangat waspada terhadap suara sekecil apa pun atau bau yang tidak biasa dan, jika diganggu, dapat berlari secepat 40 km per jam dalam jarak dekat.”