Nutrisi juga dapat meningkatkan kemampuan atlet untuk pulih secara lebih efektif dan siap untuk kompetisi atau sesi latihan berikutnya.
Penelitian terkini menunjukkan bahwa dengan mengikuti 4 R pemulihan, pemulihan dapat meningkat secara signifikan (Kreider et al, 2020). 4 R pemulihan meliputi:
4 R Pemulihan
Rehidrasi: Atlet harus berusaha untuk rehidrasi dengan mengonsumsi setidaknya 150% dari berat badan yang hilang selama pertandingan. Untuk setiap 1 kg berat badan yang hilang, konsumsi 1,5 liter.
Baca Juga: Paulo Fonseca: Kemenangan Telak AC Milan Atas Venezia Jadi Modal Hadapi Liverpool dan Inter Milan
Mengisi ulang bahan bakar: Atlet harus mengonsumsi karbohidrat untuk membantu mengganti bahan bakar yang hilang selama latihan.
Memperbaiki: Atlet harus mengonsumsi protein untuk mendukung pertumbuhan dan perbaikan otot setelah latihan.
Istirahat: Atlet harus fokus untuk mendapatkan 7-9 jam tidur berkualitas setiap malam untuk mendukung pemulihan fisik dan psikologis.
5. Memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan
Bagi atlet muda, tuntutan latihan, sekolah, kehidupan di luar olahraga, ditambah pertumbuhan dan perkembangan yang dialami atlet muda, secara signifikan meningkatkan kebutuhan energi untuk mengatasi tuntutan yang dibebankan pada tubuh. Makanan yang dimasukkan atlet ke dalam tubuh mereka akan berdampak signifikan dalam mendukung semua ini.
Baca Juga: Musisi Legendaris Noel Gallagher Terlibat Merancang Jersey Manchester City
6. Mengurangi risiko cedera dan penyakit
Tuntutan latihan yang dikombinasikan dengan kehidupan di luar olahraga secara signifikan meningkatkan stres yang diberikan pada tubuh yang menyebabkan peningkatan risiko cedera dan penyakit.
Meskipun tidak ada makanan atau minuman yang dapat 'meningkatkan' kekebalan tubuh, atlet harus memastikan bahwa mereka mengonsumsi makanan yang seimbang yang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat. Lebih jauh, nutrisi juga dapat membantu mengelola cedera.