Sportlinknews - Dalam hal meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan stamina, tidak ada cara yang lebih baik daripada latihan interval intensitas tinggi (IIT).
Meskipun ada peningkatan popularitas latihan secara global, sport science (ilmu olahraga) telah memainkan peran penting dalam menstandardisasi program latihan untuk menyiapkan performa pada tingkat potensi maksimum bagi para atlet.
Di India, tempat budaya olahraga berkembang, ilmu olahraga telah menjadi pelopor peningkatan parameter daya tahan dan kekuatan bagi para atlet yang bercita-cita tinggi maupun yang sudah berpengalaman.
Baca Juga: Panduan Nutrisi Olahraga yang Tepat untuk Atlet Muda
Baik itu atlet yang ingin tampil luar biasa atau seseorang yang ingin meningkatkan kebugaran ke tingkat berikutnya, menambahkan sesi IIT yang terbukti secara ilmiah ke dalam rutinitas mereka dapat menjadi perubahan besar.
Penerapan IIT dalam Ilmu Olahraga
Diduga bahwa IIT memiliki manfaat untuk meningkatkan daya tahan, membakar lemak, dan memperbaiki performa atlet hanya dalam waktu singkat.
Mengenai biomekanik olahraga, teknik ini menggunakan konsep interval singkat aktivitas intens dan pemulihan yang jauh lebih singkat.
Baca Juga: 7 Cara Meringankan Cedera Otot Pangkal Paha agar Cepat Pulih
Latihan ini digunakan dengan memanfaatkan sistem anaerobik tubuh sekaligus meningkatkan waktu pemulihan atlet.
Penelitian tentang ilmu olahraga menunjukkan bahwa latihan IIT meningkatkan denyut jantung dengan sangat cepat sehingga terjadi adaptasi dan kinerja umum yang lebih baik oleh sistem kardiovaskular selama aktivitas yang sangat singkat maupun yang berlangsung lama.
IIT tidak kurang dari harta karun yang berharga bagi para atlet, terlebih lagi dalam olahraga yang melibatkan daya ledak, pemulihan cepat, dan stamina mental.
Dengan meningkatnya permintaan akan program pelatihan yang berlandaskan ilmiah, para pelatih dan pembina semakin mengandalkan sport science (ilmu olahraga) untuk menyiapkan rutinitas IIT dengan arahan khusus yang ditujukan untuk setiap jenis atlet—mulai dari pelari cepat hingga pelari ketahanan.
Baca Juga: Pentingnya Fisioterapi dalam Sport Science
Latihan IIT 1: Tantangan 30 Hari
Tantangan IIT 30 Hari, yang mengharuskan pembakaran 10.000 kalori, telah berhasil membantu banyak atlet dalam meningkatkan daya tahan serta kebugaran kardiovaskular.