Sejumlah atlet ikut dalam proses pengambilan data kondisi atlet, seperti Bagas Maulana, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, M. Shohibul Fikri, Alwi Farhan, Ester Nuruni Tri Wardoyo, Komang Ayu Cahya Dewi, dan lain-lain.
Platform ini memiliki dashboard yang dapat dipantau langsung oleh Ketua Umum, Wakil Ketua Umum I, dan Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI.
Tujuannya agar kondisi atlet dapat terpantau real time, termasuk tindak lanjut yang dibutuhkan.
Baca Juga: Simak Nih, 3 Pembalap Rookie MotoGP 2025 yang Bakal Ganggu Pembalap Senior
“Platform ini bukan hanya untuk memantau kondisi atlet, tapi memantau juga kinerja pelatih teknik, pelatih fisik dan tim pendukung dalam mengembangkan program berbasis data,” tambah Taufik.
“Ini semua merupakan ikhtiar dalam menyiapkan dan memfasilitasi para atlet untuk mencapai prestasi tertinggi di Olimpiade Los Angeles 2028."
"Dengan platform ini, program latihan dapat dirancang secara tailor-made dan sesuai dengan kondisi masing-masing atlet,” kata Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran.