5 Tips Perawatan Cedera Lengan untuk Kiper: Panduan Lengkap untuk Pemula

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Jumat, 13 Desember 2024 | 22:00 WIB
Cedera lengan yang dialami oleh kiper bisa dilakukan perawatan dengan berbagai tips, khususnya untuk pemula. (Pexels.com/Jim De Ramos)
Cedera lengan yang dialami oleh kiper bisa dilakukan perawatan dengan berbagai tips, khususnya untuk pemula. (Pexels.com/Jim De Ramos)

SportlinkNews - Cedera lengan merupakan salah satu risiko yang sering dialami oleh kiper dalam olahraga sepak bola.

Peran mereka yang harus menangkap, menepis, hingga menahan bola dengan kekuatan tinggi membuat lengan menjadi bagian tubuh yang rentan cedera.

Bagi Anda yang awam dengan dunia kesehatan, berikut panduan perawatan cedera lengan untuk kiper yang dapat dilakukan di rumah.

Baca Juga: Penyerang Persib Ciro Alves Akui Malut United Tim yang Sangat Berbahaya

1. Identifikasi Cedera dengan Tepat

Langkah pertama dalam menangani cedera lengan adalah memahami jenis cederanya.

Beberapa cedera umum yang dialami kiper meliputi:

Baca Juga: Tahan Imbang Arema FC, Persis Solo Mulai Menggeliat di Tangan Ong Kim Swee

  • Memar atau lebam: Biasanya terjadi akibat benturan langsung.
  • Cedera otot: Ditandai dengan nyeri saat menggerakkan lengan.
  • Cedera sendi: Seperti keseleo atau dislokasi yang menyebabkan pembengkakan atau perubahan posisi sendi.
  • Cedera tulang: Misalnya retak atau patah, sering disertai rasa sakit hebat dan sulit menggerakkan lengan.

Jika cedera terasa parah atau ada gejala seperti pembengkakan besar, nyeri tak tertahankan, atau kelainan bentuk pada lengan, segera konsultasikan ke dokter.

2. Terapkan Prinsip RICE untuk Pertolongan Awal

Baca Juga: Tundukkan PSBS Biak Pelatih Persita Sebut Itu Hasil Kerja Keras Tim

Untuk cedera ringan hingga sedang, Anda bisa melakukan langkah RICE, yaitu:

  • Rest (Istirahat): Berikan waktu istirahat pada lengan agar tidak memperburuk cedera. Hindari aktivitas berat yang melibatkan lengan.
  • Ice (Kompres Dingin): Tempelkan es yang dibungkus kain pada area cedera selama 15-20 menit setiap 2-3 jam untuk mengurangi pembengkakan.
  • Compression (Penekanan): Gunakan perban elastis untuk membalut area cedera agar pembengkakan tidak bertambah. Pastikan perban tidak terlalu ketat.
  • Elevation (Elevasi): Angkat lengan ke posisi lebih tinggi dari dada, misalnya dengan menopangnya menggunakan bantal saat berbaring, untuk membantu mengurangi pembengkakan.

3. Gunakan Obat Pereda Nyeri Jika Diperlukan

Baca Juga: Gelaran Piala Dunia FIFA 2026 Bakal Mendongkrak Ekonomi Nasional Kanada Hingga Rp42,77 Triliun

Jika rasa sakit sulit ditahan, Anda bisa menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti paracetamol atau ibuprofen.

Namun, pastikan mengikuti petunjuk pemakaian dan konsultasikan ke apoteker atau dokter jika ragu.

4. Rehabilitasi dan Latihan Ringan

Baca Juga: Indonesia Juara Dunia FIFAe World Cup 2024 eFootball Kategori Konsol

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Who, FIFA, Mayo Clinic

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Otot Jeram Setelah Olahraga? Begini Penjelasan Medisnya

Minggu, 21 September 2025 | 22:56 WIB
X