PSSI Susun Langkah Strategis Hadapi Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 6 Mei 2025 | 20:21 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat peresmian Garuda Academy di Jakarta, Selasa, 6 Mei 2025.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat peresmian Garuda Academy di Jakarta, Selasa, 6 Mei 2025.

SportlinkNews - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mulai menyusun langkah strategis untuk menghadapi tantangan selanjutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Meski nasib Indonesia di putaran ketiga belum ditentukan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa persiapan untuk babak keempat akan mulai dijalankan.

Salah satunya adalah mengajukan diri sebagai tuan rumah putaran 4 kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Oktober-November mendatang.

"Iya, kita mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk ronde 4. Ini bagian dari persiapan kita untuk melaju, tapi kita lihat dulu hasil di ronde ini," kata Erick Thohir di peresmian Garuda Academy di Jakarta, Selasa, 6 Mei 2025.

Baca Juga: Cadillac Perkenalkan Logo Tim yang akan Digunakan di Balap F1 Mulai 2026

Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang dijadwalkan Oktober nanti akan menggunakan sistem grup satu laga, bukan format kandang-tandang seperti babak sebelumnya.

Enam tim yang lolos dari putaran ketiga akan dibagi ke dua grup, dan hanya juara grup yang akan langsung lolos ke Piala Dunia. Sementara runner-up akan melanjutkan perjuangan di babak playoff antarkonfederasi.

Namun lebih dari sekadar bidding tuan rumah, PSSI juga akan mempersiapkan Timnas lebih matang lagi. 

Erick menyatakan tidak akan ada penambahan pemain naturalisasi baru dalam waktu dekat, dan lebih fokus dalam memperkuat serta menjaga kedalaman skuat.

Baca Juga: Peringkat BWF Usai Sudirman Cup 2025: Fajar/Rian Naik, Fikri/Daniel Terdepak dari 10 Besar

"Tidak ada pemain naturalisasi lagi, kita jaga tim yang ada ini. Supaya kita fokus, apalagi ada beberapa pemain yang cedera. Penting sekali tim nasional diisi oleh jumlah pemain yang cukup 2x11, agar tetap kompetitif jika ada cedera atau jadwal bentrok, mengingat di Timnas masih ada pemain U23," tegas Erick.

Untuk menjaga performa dan kesiapan fisik para pemain, PSSI akan memulai pemusatan latihan (TC) lebih awal, yakni pada 26 Mei mendatang di Bali. 

Erick menyebut pemilihan Bali sebagai lokasi TC bukan tanpa alasan. Bali ini salah satu permintaan pemain, agar pemain bisa fokus latihan, sedangkan keluarga mereka bisa berlibur di Bali sekalian

"Banyak pemain saat ini tengah liburan, dan PSSI mencoba 'merayu' mereka agar kembali lebih cepat ke pelatnas." katanya kemudian.

"Ya kita rayu mereka. Maunya liburan di mana? Ya rayuan Pulau Kelapanya maunya di Bali," seloroh Erick sambil tersenyum.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X