PSSI Ajak Suporter Penuhi Pakansari, Jadi Pemain Ke-12 Timnas di ASEAN Championship 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 3 Juli 2026 | 23:14 WIB
Ketua BTN Sumardji, bersama dua punggawa Garuda Cahya Supriadi dan Rayhan Hanan, dan pengamat sepak bola Marko Tampubolon, di Water Break PSSI Pers, Jakarta, 3 Juli 2026.
Ketua BTN Sumardji, bersama dua punggawa Garuda Cahya Supriadi dan Rayhan Hanan, dan pengamat sepak bola Marko Tampubolon, di Water Break PSSI Pers, Jakarta, 3 Juli 2026.

SportlinkNews - PSSI mengajak seluruh suporter memenuhi Stadion Pakansari saat Timnas Indonesia menjalani laga kandang di ASEAN Championship 2026.

Dukungan langsung dari tribune dinilai akan menjadi faktor penting dalam upaya Garuda memburu gelar perdana di ajang sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.

Indonesia dijadwalkan melakoni dua pertandingan kandang di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Tim Garuda akan menjamu Kamboja pada 27 Juli, lalu menghadapi Vietnam pada 3 Agustus.

Baca Juga: Portugal 2 vs Kroasia 1: Laga Penuh Anulir

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menegaskan, keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemain dan pelatih.

Menurutnya, kehadiran suporter sebagai "pemain ke-12" memiliki peran besar dalam membangkitkan semangat juang para pemain di lapangan.

Ia berharap atmosfer penuh di stadion dapat kembali tercipta seperti saat Timnas Indonesia menjalani laga-laga penting dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Ducati Pertahankan Pertamina Enduro VR46 Racing Team sebagai Tim Satelit Utama

Euforia yang dibangun dari tribune diyakini mampu memacu para pemain tampil habis-habisan demi Merah Putih.

"Suatu kemenangan tidak hanya ditentukan oleh pelatih dan pemain. Pemain ke-12 sangat menentukan. Kehadiran suporter yang memenuhi stadion akan memotivasi para pemain untuk bekerja keras, tampil all-out, dan berjuang sekuat tenaga," tutur Sumardji dalam acara Water Break PSSI Pers di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.

COO Bhayangkara FC itu juga mengajak publik kembali menaruh kepercayaan kepada skuad Garuda yang kini memasuki era baru di bawah pelatih John Herdman.

Baca Juga: Kroasia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Zlatko Dalic Kritik Keputusan Wasit

Menurutnya, dukungan penuh masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan ambisi Indonesia mengakhiri penantian panjang meraih trofi ASEAN Championship.

Sumardji berharap laga kandang pertama di Stadion Pakansari menjadi titik awal terciptanya atmosfer positif yang mampu mengangkat kepercayaan diri para pemain sepanjang turnamen.

"Saya berharap saat laga kandang pertama di Pakansari nanti, stadion dipenuhi suporter. Euforia dari tribune akan menjadi tambahan motivasi bagi pemain untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara," katanya.

Baca Juga: Pelatih Tanjung Verde Kasih Peringatan: Kami Bisa Menyulitkan Argentina di Piala Dunia

Hal serupa juga diungkapkan gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan. Menurutnya, semangat yang diberikan suporter selalu menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal di lapangan.

"Kami sangat membutuhkan dukungan masyarakat Indonesia. Semangat dari mereka membakar motivasi kami, dan kami ingin membalasnya dengan memberikan penampilan terbaik di turnamen ini," ujar Rayhan.

Sementara itu, penjaga gawang Cahya Supriadi berharap dukungan kepada Timnas Indonesia tetap mengalir dalam situasi apa pun.

Baca Juga: Mohamed Salah Pulih dari Cedera Siap Turun Bermain di Pertandingan Mesir Vs Australia

Ia mengajak seluruh pencinta sepak bola Tanah Air terus berdiri di belakang Garuda selama perjuangan di ASEAN Championship 2026.

"Jangan lupa terus mendukung Timnas Indonesia apa pun yang terjadi. Mari kita berdoa semoga AFF tahun ini menjadi milik Indonesia," imbuhnya menambahkan.

Pandangan senada disampaikan pengamat sepak bola Marco Tampubolon. Ia menilai dukungan suporter, baik di stadion maupun melalui media sosial, dapat menjadi suntikan kepercayaan diri bagi para pemain.

Baca Juga: Pemulihan Lancar, Johann Zarco Targetkan Kembali Membalap di September 2026

Namun, ia mengingatkan target juara sebaiknya tidak berubah menjadi tekanan psikologis, melainkan dijadikan motivasi agar skuad Garuda mampu mengeluarkan kemampuan terbaik sepanjang turnamen.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X