SportlinkNews - Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menyampaikan bahwa tidak semua pemain akan bergabung tepat waktu dalam pemusatan latihan (TC) skuad Garuda yang dijadwalkan dimulai pada 26 Mei 2025 di Bali.
TC tersebut menjadi persiapan penting jelang laga lanjutan Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sebanyak 32 pemain telah dipanggil oleh pelatih kepala Patrick Kluivert untuk menghadapi dua laga krusial melawan China dan Jepang pada bulan Juni mendatang.
Baca Juga: Masuk Nominasi Pemain Terbaik Tyrone del Pino Tidak Ambil Pusing, Tapi Statistiknya Memang Keren
Nama-nama pemain yang dipanggil terdiri dari mereka yang berkarier di luar negeri (abroad) maupun di kompetisi domestik.
Kehadiran mereka sangat diharapkan mengingat Timnas Indonesia masih memiliki peluang besar untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Saat ini, skuad Garuda menempati peringkat keempat klasemen Grup C dengan torehan sembilan poin, hanya terpaut satu angka dari Arab Saudi di posisi ketiga.
Sementara posisi runner-up klasemen saat ini diisi oleh Australia yang telah mengoleksi 13 poin.
Jika mampu finis di posisi tiga atau empat besar, Timnas Indonesia berhak melaju ke putaran keempat kualifikasi dan kembali bersaing untuk memperebutkan tiket ke ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Sementara, posisi dua besar akan mengantarkan tim langsung ke putaran final.
Baca Juga: Duel Panas Persija vs Malut United FC, Sanggupkah Laskar Kie Raha Membalas Macan Kemayoran?
Dalam pernyataannya, Sumardji menjelaskan bahwa meski pemanggilan pemain telah dilakukan secara menyeluruh, kenyataannya tidak semua pemain bisa hadir di hari pertama TC.
Hal ini disebabkan oleh beberapa pemain yang masih harus menyelesaikan kewajiban pertandingan bersama klub masing-masing.
Artikel Terkait
Megawati Bocorkan Klub Ideal yang Akan Dibelanya, Bukan Liga Turki
Piala Super UEFA: Tottenham Tunggu PSG atau Inter
Napoli dan Inter Merencanakan Perayaan Scudetto pada Hari Jumat
Hansi Flick Lebih Tertatrik Komitmen Jangka Pendek dengan Barcelona
Tangis Son Pecah Usai Penantian 17 Tahun di Tottenham