SportlinkNews - Gelandang timnas Indonesia, Thom Haye, menyampaikan optimisme menjelang laga pamungkas putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Jepang.
Laga ini akan digelar di Stadion Panasonic Suita, Osaka, pada Selasa (10/6/2025).
Meski pertandingan tersebut tidak lagi menentukan bagi kedua tim, karena baik Indonesia maupun Jepang telah mengamankan tiket lolos dari putaran ketiga, Thom Haye tetap menilai laga ini penting.
Baca Juga: Pembalap Trackhouse MotoGP Team Ai Ogura Absen di GP Aragon untuk Pemulihan Cedera
Ia percaya timnas Indonesia tetap memiliki peluang untuk meraih hasil positif di kandang Samurai Biru.
Thom Haye menjelaskan bahwa skuat Garuda telah menjalani persiapan yang matang sejak berkumpul pada 26 Mei lalu.
Selama masa pemusatan latihan, para pemain menunjukkan peningkatan kerja sama dan kekompakan.
Baca Juga: Kurang Maksimal Bermain Rangkap, Fadia Fokus ke Ganda Putri, Dejan Dapat Pasangan Baru
Hal ini menjadi bekal penting untuk menghadapi laga terakhir di fase grup.
“Saya pikir jika kamu bekerja bersama sepanjang pekan, menjadi grup, kamu hanya ingin menunjukkan diri dengan cara yang baik,” ujar Thom Haye seperti dikutip dari laman The Haye Way.
Pemain kelahiran Belanda itu menambahkan bahwa tidak adanya tekanan dalam laga kontra Jepang justru memberikan ruang lebih bagi para pemain untuk tampil lepas.
Baca Juga: Persib Kembali Lepas Pemain Asingnya, Gervane Kastaneer Hanya Bermain Setengah Musim
Kemenangan atas China pada pertandingan sebelumnya telah memastikan langkah Indonesia ke babak berikutnya.
“Jelas kami tahu bahwa hasil ini tidak memengaruhi posisi di grup, tapi ini tetap penting,” ujar mantan pemain Almere City itu.
Artikel Terkait
Vini Jr Buka Suara Soal Debut Ancelotti di Timnas Brasil yang Mengecewakan Fans
Italia Dipermalukan Norwegia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa
Serie A Resmi Umumkan Jadwal Pertandingan Musim 2025/2026
Jadwal Lengkap Serie A dan Coppa Italia Musim 2025/2026
Real Madrid dan adidas Rilis Jersey Baru untuk Musim 2025/2026, Rayakan Sejarah Santiago Bernabeu