SportlinkNews - Pelatih timnas U-23 Malaysia, Nafuzi Zain, menyatakan bahwa timnya memerlukan evaluasi menyeluruh usai kekalahan mengejutkan dari Filipina dalam laga pembuka ASEAN Cup U-23 2025.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Grup A, Harimau Malaya harus mengakui keunggulan Filipina dengan skor 0-2, hasil yang langsung menempatkan mereka dalam tekanan besar.
Kekalahan tersebut membuat Malaysia wajib menang dalam dua laga sisa agar menjaga peluang lolos ke semifinal.
Mereka dijadwalkan menghadapi Brunei Darussalam pada 18 Juli dan timnas U-23 Indonesia pada 21 Juli 2025.
Dua laga krusial ini akan menentukan nasib pasukan muda Malaysia di turnamen regional ini.
Menjelang pertandingan penting kontra Indonesia, Nafuzi tak menampik kualitas tim Garuda Muda yang tampil gemilang di laga perdananya.
Baca Juga: Duel Persebaya vs PSS Sleman Jadi Momentum Perkenalan Tim Bajul Ijo Jelang Super League 2025/26
Kemenangan telak Indonesia atas Brunei dengan skor 8-0 menurutnya menjadi bukti kekuatan dan konsistensi anak-anak asuh Gerald Vanenburg.
Ia menegaskan bahwa laga melawan Indonesia akan menjadi ujian berat dan penentu nasib timnya.
“Kita tahu Brunei kalah dengan skor besar saat melawan timnas U-23 Indonesia,” ujar Nafuzi, seperti dikutip dari kanal YouTube resmi Harimau Malaya.
Baca Juga: Gustavo Almeida Mulai Panaskan Ototnya, Persija Bakal Tampil Solid di Super League 2025/26
Mantan pelatih Kedah Darul Aman FC itu menambahkan bahwa timnya kini dituntut untuk bangkit.
Waktu persiapan yang terbatas menjadi tantangan tersendiri, terlebih usai hasil negatif yang diraih di laga pembuka.
Artikel Terkait
Lamine Yamal Kenakan Nomor Punggung 10 Legendaris Barcelona
Putra Ronaldo Bikin Heboh Dunia Maya Sebut Lamine Yamal Lebih Jago daripada Ayahnya
ASEAN Cup U23 Hadirkan Nama Beken seperti Beckham, Nunez, Hakimi, dan Buffon
Undian Putaran Empat: Indonesia Bersiap Hadapi Raksasa Asia Barat.
PSSI Mulai Rancang Persiapan Timnas U-23 Menuju SEA Games 2025