Erick Thohir Minta Hokky dan Jens Fokus, Jangan Terpengaruh Ekspektasi Tinggi Suporter

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 24 Juli 2025 | 23:10 WIB
Erick Thohir masih sangat aktif mengikuti pergerakan naturalisasi di kawasan Asia Tenggara.
Erick Thohir masih sangat aktif mengikuti pergerakan naturalisasi di kawasan Asia Tenggara.

SportlinkNews - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menaruh perhatian serius terhadap kondisi mental para pemain muda Timnas U23, terutama terkait ekspektasi tinggi dari para suporter timnas.

Ia meminta dua pemain muda sebagai ujung tombak Timnas, Hokky Caraka dan Jens Raven, untuk tetap fokus berlatih dan bertanding, tanpa terganggu oleh komentar negatif publik.

Kepada media di Bidakara, Jakarta, Kamis, 24 Juli 2025, Erick mengaku telah meminta izin kepada pelatih Timnas U23, Gerald Vanenburg, untuk langsung menghubungi kedua pemain tersebut.

"Saya melalui coach Gerald Vanenburg minta izin untuk telepon Jens Raven dan Hokky Caraka supaya mereka bisa fokus, karena seperti Hokky kan mendapat tekanan," ujar Erick.

Baca Juga: Niagara Falls Disulap Merah Sambut Tur Pramusim Manchester United di Amerika Utara

Hokky Caraka, menjadi salah satu sorotan publik di media sosial menyusul performanya di fase grup ASEAN Cup U23 2025.

Meski permainan tim menunjukkan perkembangan positif, khususnya dalam membentuk sistem permainan, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi catatan.

"Ketika kita melawan Malaysia dan Filipina, sistem permainannya kan sudah terbentuk. Tapi untuk urusan mencetak gol, kita masih cukup prihatin," kata Erick. 

"Karena kesempatan banyak, tapi belum bisa dimaksimalkan. Maka itu saya ingin Hokky dan Jens tetap fokus," tambahnya.

Baca Juga: Adidas Luncurkan Predator Precision ‘Silver Strike’, Sepatu Elegan Bernuansa Retro

Menurut Erick, tekanan yang diterima pemain muda seperti Hokky bisa berdampak negatif jika tidak dikelola dengan baik.

Ia menegaskan bahwa para pemain muda juga manusia biasa yang bisa merasa tertekan, apalagi di usia yang masih rentan secara emosional.

"Kasihan anak-anak muda. Mereka juga punya kehidupan, dan kadang belum kuat mentalnya," tuturnya. 

Menurutnya, dari luar saja sudah bisa merasakan beratnya tekanan, apalagi mereka yang berada di timnas. Makanya, Erick mengatakan prihatin dengan pemain muda yang terkena bully atau tekanan berlebihan.

Baca Juga: Jelang Kualifikasi Piala Dunia: Tanpa Pemusatan Latihan, Timnas Coba Siasati Persiapan

Tak hanya Hokky, Jens Raven juga mendapat perhatian khusus dari Erick. Ia berharap striker muda itu tidak larut dalam euforia sejenak, usai mencetak enam gol saat di laga pertama penyisihan. 

"Saya telepon Jens juga. Saya bilang, kamu mesti siap. Tapi please, please, fokus, jangan gara-gara cetak enam gol lalu kamu langsung merasa yakin berlebihan," lanjut Erick. 

Erick pun berpesan bahwa Raven tetap harus membumi. Karena dia masih muda dan perjalanannya masih panjang. 

Hal ini, ucap Menteri BUMN itu, bukan hanya dilakukan kepada Timnas U23, tetapi juga kepada para pemain senior saat pertandingan, hingga kemarin setelah undian putaran empat. 

Baca Juga: Cerita Brad Pitt Tentang Sirkuit yang Menggedor Adrenalinnya Selama Syuting F1 The Movie

"Saya WA satu-satu, untuk bersama-sama menyiapkan tim di September. Kita sebagai PSSI, bukan hanya sebagai Ketua Umum, tapi kita harus menjadi orang tua pemain juga kadang-kadang," ungkapnya. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X