Piala Kemerdekaan 2025: Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar Hadapi Uzbekistan

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 22:55 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U17, Nova Arianto saat memberikan instruksi di oficial training (OT) jelang laga perdana Piala Kemerdekaan di Medan, 11 Agustus 2025. (PSSI)
Pelatih Timnas Indonesia U17, Nova Arianto saat memberikan instruksi di oficial training (OT) jelang laga perdana Piala Kemerdekaan di Medan, 11 Agustus 2025. (PSSI)

SportlinkNews - Menghadapi laga kedua Piala Kemerdekaan 2025 melawan Uzbekistan U17, Timnas Indonesia U17 akan melakukan rotasi besar-besaran dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Sumatera Utara pada Jumat, 15 Agustus 2025, pukul 19.30 WIB.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang pelatih Timnas U17, Nova Arianto kepada media, Kamis, 14 Agustus 2025. Meski rotasi, tetapi ia memastikan para pemain yang diturunkan adalah kekuatan terbaik Indonesia.  

"Hampir separuh komposisi tim akan berubah. Ini kesempatan bagi pemain yang belum tampil untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka," ucapnya.

Baca Juga: Kejuaraan Dunia 2025: Debut Alwi Farhan, Misi Krusial Anthony Ginting

"Karena laga ini juga menjadi bagian dari evaluasi, apakah mereka (pemain) layak masuk rencana kami untuk Piala Dunia U-17 nanti," ujar Nova menambahkan.

Rotasi ini, kata Nova, tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran tim, tetapi juga memberikan pengalaman bertanding di level internasional kepada seluruh pemain secara merata.

Ia berharap, perubahan susunan pemain justru menjadi energi baru untuk meraih hasil maksimal.

Meski fokus utama ada pada performa tim, Nova juga menyinggung soal kedisiplinan dan sportivitas. Ia kembali menyoroti insiden selebrasi Mieza Firjatullah pada laga sebelumnya, yang menurutnya harus dijadikan pelajaran. 

Baca Juga: PBSI Pasang Target Realistis: Satu Gelar Diincar di Kejuaraan Dunia 2025

"Saya menyayangkan kejadian itu dan harapannya, ini menjadi yang terakhir. Selebrasi wajar saja, tapi harus tetap menghormati lawan," tegas mantan pemain Persib Bandung itu menekankan.

Garuda Asia memulai turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Tajikistan, sementara Uzbekistan datang setelah kalah 1-5 dari Mali U-17. Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mengamankan tiga poin pertama.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PSSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X