Kalah Bukan Akhir, Timnas Putri U16 Pulang dengan Mildstone Penting dari ASEAN Putri U16 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 22:32 WIB
Pelatih Timo Scheunemann akui jurang kualitas Indonesia dan Australia di sepak bola putri, namun optimistis Garuda Pertiwi U-16 siap berjuang di semifinal ASEAN Cup 2025. (PSSI)
Pelatih Timo Scheunemann akui jurang kualitas Indonesia dan Australia di sepak bola putri, namun optimistis Garuda Pertiwi U-16 siap berjuang di semifinal ASEAN Cup 2025. (PSSI)

SportlinkNews - Timnas Putri Indonesia U16 gagal meraih peringkat ketiga di ajang Kejuaraan ASEAN Putri U16 2025 setelah kalah dramatis dari Vietnam melalui adu penalti 7-6 (1-1), pada Jumat, 29 Agustus 2025, di Stadion Manahan, Solo.

Namun, kegagalan itu dinilai oleh sang pelatih, Timo Scheunemann sebagai batu pijakan penting bagi perkembangan skuat Garuda Pertiwi Muda. 

Mengingat selama ini, di level Asia Tenggara saja, Indonesia belum pernah bisa menyamai permainan Vietnam. 

Baca Juga: Liga Champions 2025-2026 Jadi Ajang Reuni Enam Pemain Real Madrid

"Saya rasa hasil hari ini bisa disebut milestone atau batu loncatan. Karena sebelumnya kita belum pernah bisa menyamai Vietnam, tapi hari ini kita benar-benar setara permainannya," ujar Timo usai laga.

Menurut Timo, permainan Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan. Jika melawan Australia dan Thailand masih tertinggal, kini melawan Vietnam Garuda Muda mampu bersaing hingga adu penalti. 

"Kita sudah 50-50 dengan Vietnam. Pertandingan sampai adu penalti pun ketat, bahkan lebih dari lima penendang," tambahnya.

Baca Juga: Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua KONI Sulbar, Ini Misi dan Visi Syamsul Samad

Timo juga memberi catatan khusus kepada para pemain untuk terus berkembang. Ia menyoroti Nafeeza Ayasha Nori, pencetak gol Indonesia di laga tersebut, yang masih berusia 14 tahun. 

"Saya ngefans sama Nafeeza, bahkan minta tanda tangan setelah dia cetak gol. Tapi tentu dia harus terus berkembang, begitu juga pemain lainnya," kata pelatih keturunan Jerman itu. 

"Karena di belakang mereka sudah ada pemain usia 10–12 tahun yang kualitasnya tidak kalah bagus. Karena mereka sering bermain bersama anak laki-laki, jadi secara mental pun sangat bagus," tegasnya.

Baca Juga: Alasan Persib Datangkan Thom Haye dan Federico Barba di Musim 2025-2026

Sementara itu, Nafeeza memberikan apresiasi kepada tim usai laga panas melawan Vietnam. Buat dia tidak ada kalah kalah, karena menurutnya mereka sudah berjuang keras dan pulang dengan kepala tegak.

"Terima kasih untuk pelatih, ofisial, dan teman-teman yang sudah kasih yang maksimal. Tidak apa-apa kalah kali ini, tapi kita keluar dengan kepala tegak," ucapnya dengan keyakinan. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PSSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X