Timnas Indonesia U23 Gagal ke Piala Asia, Gerald Vanenburg Merespon Perbandingannya dengan Shin Tae-yong

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 11 September 2025 | 07:46 WIB
Shin Tae-yong tak melupakan dukungan suporter Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong tak melupakan dukungan suporter Timnas Indonesia.

SportlinkNews - Setelah kegagalan di kualifikasi Piala Asia U23 2025, pelatih Gerald Vanenburg angkat bicara ketika dibandingkan dengan pendahulunya, Shin Tae-yong, sang ahli strategi yang membantu Timnas Indonesia U23 menciptakan keajaiban tahun lalu.

Pelatih Vanenburg mengambil alih timnas Indonesia U23 setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Shin Tae-yong.

Ia diharapkan untuk melanjutkan kesuksesan tersebut, tetapi hasilnya belum memenuhi harapan.

Baca Juga: Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Asia U23 2026 dan Daftar Tim yang Lolos, Timnas Indonesia Gagal

Di bawah kepemimpinan Vanenburg, Timnas Indonesia U23 finis sebagai runner-up di Piala Asia U23 2025, tetapi gagal di kualifikasi Piala Asia U23 2025.

Di Grup J kandang sendiri, timnas U23 Indonesia mengawali musim dengan hasil imbang 0-0 yang mengecewakan melawan Laos, kemudian menang 6-0 melawan Makau.

Namun kalah 0-1 dari rival sekota, Korea U23. Kekalahan ini membuat timnas U23 Indonesia berada di posisi kedua grup dan resmi tersingkir dari Babak Final.

Setelah pertandingan, pelatih Vanenburg tak dapat menyembunyikan kekecewaannya dan dengan blak-blakan mengungkapkan alasannya.

Baca Juga: Ilmu di Balik Motivasi untuk Mengambil Keputusan dan Meningkatkan Semangat Diri

"Masalah terbesar adalah waktu bermain para pemain di klub. Banyak pemain yang tidak banyak bermain, sehingga ketika mereka bergabung dengan tim nasional, sulit bagi mereka untuk mencapai kondisi terbaik."

Ketika ditanya tentang perbedaannya dengan pelatih Shin Tae-yong, yang membawa Timnas Indonesia U23 ke semifinal Piala Asia U23 2024, pelatih Vanenburg menjawab.

"Memang ada perbedaan. Saat itu, Shin punya pemain-pemain bagus seperti Marselino Ferdinan, Rizky Ridho, Ivar Jenner, Rafael Struick, Justin Hubner..."

Baca Juga: Momen Canggung Ronaldo Menolak Bertukar Kaus Kepada Dominik Szoboszlai

"Selain itu, mereka juga punya masa persiapan yang panjang, 2-3 bulan. Sementara kami hanya fokus sekitar 5 hari. Sangat sulit untuk membandingkannya," kata Vanenburg.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB
X