SportlinkNews - Timnas Indonesia telah menunjukkan performa yang impresif sepanjang turnamen.
Pertandingan terakhir turnamen futsal persahabatan internasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Sepak Bola Tiongkok (CFA) mempertemukan Indonesia dan Denmark.
Dalam peringkat FIFA, timnas Indonesia (peringkat 23 dunia) unggul atas Denmark (peringkat 72). Dan tim dari negara kepulauan ini membuktikan kekuatannya.
Pada menit kedua, Dewa Rizky membuka skor untuk Indonesia melalui sebuah tendangan tap-in dari jarak dekat.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Timnas Indonesia September 2025: Senior, U-23, dan Futsal
Keunggulan awal tersebut membantu perwakilan Asia Tenggara tersebut mendapatkan kepercayaan diri yang lebih besar. Mereka terus menekan dan dengan cepat menggandakan keunggulan pada menit ke-10.
Berawal dari sebuah bola muntah tepat di area pertahanan lawan, Reza Gunawan dengan cekatan mengolah bola sebelum menyelesaikannya dengan tendangan keras yang mengecoh kiper Denmark, mengubah skor menjadi 2-0.
Setelah kebobolan dua gol, tim Denmark mencoba menyerang. Namun, pertahanan yang rapuh memaksa mereka untuk memungut bola dari gawang untuk ketiga kalinya di babak pertama. Reza Gunawan masih mampu memanfaatkan peluang emas tersebut untuk mencetak gol.
Baca Juga: Jelang Derby Panas: Sinyal Bahaya bagi Manchester City
Tanpa beban, tim Denmark beralih ke serangan power-play habis-habisan. Efeknya langsung terasa dengan gol Rasmussen yang memperkecil kedudukan menjadi 1-3.
Namun, tepat di awal babak kedua, timnas Indonesia kembali memperkecil ketertinggalan menjadi 3 gol.
Pergerakan kiper Denmark yang kurang akurat menciptakan peluang bagi Wibobo untuk mencetak gol di depan gawang yang kosong.
Baca Juga: Singkirkan Unggulan Tujuh, Alwi Farhan Jaga Asa Tunggal Putra Indonesia di Hong Kong Open 2025
Di menit-menit terakhir, Indonesia bermain lebih aktif dan lebih rapat. Meskipun tim Denmark terus memainkan power-play, mereka hanya mampu mencetak 1 gol lagi menjelang akhir pertandingan.
Artikel Terkait
Persita Raih Kemenangan Pertama Super League 2025/26, Dua Penalti Tumbangkan PSM Makassar
MotoGP San Marino: Rivalitas Pembalap Ducati Semakin Keras, Aprilia dan KTM Adu Kuat
Italia dan Brasil Mencerminkan Kesenjangan antara Eropa dan Amerika Selatan di Kualifikasi Piala Dunia
Saya Hanya Ingin Dibayar! Reaksi Kylian Mbappe Terhadap Perselisihan dengan Paris Saint-Germain
Manchester City Vs Manchester United: Menguji Persahabatan Tanpa Batas
Tips Pekan Ke-4 FPL: Pilihan Terbaik dari Manchester United dan Manchester City