SportlinkNews - Bek Timnas Irak sekaligus pemain Persib Bandung, Frans Putros, menilai duel menghadapi Timnas Indonesia akan menjadi pertandingan bersejarah bagi kedua negara.
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB, dalam lanjutan Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dalam grup ini, Indonesia, Irak, dan tuan rumah Arab Saudi bersaing memperebutkan satu tiket otomatis menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Baca Juga: Pelatih Malaysia: Lupakan 7 Pemain Bodong Naturalisasi, Sekarang Berusaha Mengalahkan Laos
Bagi Putros, dua laga di putaran keempat ini menjadi peluang besar bagi Irak untuk mengulang sejarah tampil di ajang paling prestisius dalam dunia sepak bola.
Irak terakhir kali berlaga di Piala Dunia pada 1986, dan sejak saat itu belum pernah lagi merasakan atmosfer kompetisi empat tahunan tersebut.
Meski demikian, pemain kelahiran Aarhus, Denmark, itu juga menyadari pentingnya pertandingan ini bagi Indonesia.
Baca Juga: Harry Kane dan Istrinya, Kate Minum Bir pada Pesta Oktoberfest
Ia menilai, perjuangan skuad Garuda kali ini bisa menjadi tonggak sejarah baru bagi sepak bola nasional.
Indonesia tengah berusaha mencatatkan penampilan perdana di Piala Dunia sejak merdeka pada tahun 1945.
“Saya rasa dua pertandingan ini akan menjadi laga paling bersejarah bagi Irak dan Indonesia."
Baca Juga: Barcelona Dipermak Sevilla, Hansi Flick Puas dengan Respons Pemain
"Kami sama-sama bermain untuk mewujudkan impian tampil di Piala Dunia,” ujar Putros.
“Bila Irak berhasil lolos, itu akan menjadi kali kedua kami tampil di sana. Sementara bagi Indonesia, ini akan menjadi sejarah baru.”
Artikel Terkait
Poatan Balas Dendam, Alex Pereira Taklukkan Magomed Ankalaev di UFC 320
Adidas Perkenalkan Bola Resmi Piala Dunia 2026, TRIONDA: Simbol Persatuan Tiga Negara
Menpora Erick Thohir Sebut Perputaran Ekonomi di MotoGP Indonesia di Mandalika Tembus Rp4,8 Triliun
MotoGP Indonesia Didukung 140 Tenaga Medis, 22 Ambulans, dan 2 Helikopter Medis
Juventus 0-0 Milan: Allegri Frustrasi, Leo harus Belajar Kejam