SportlinkNews – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menolak permintaan resmi PSSI untuk mengganti perangkat pertandingan pada laga antara Timnas Indonesia dan Arab Saudi.
Pertandingan tersebut akan berlangsung pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Rabu, 8 Oktober 2025 waktu setempat.
Melalui surat resmi yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John, pihak konfederasi menegaskan bahwa penunjukan wasit dari kawasan Timur Tengah telah sesuai prosedur dan tidak menimbulkan konflik kepentingan.
Baca Juga: Kegagalan Pulisic Menegaskan AC Milan Buruk dalam Eksekusi Penalti
"AFC sepenuhnya berkomitmen mematuhi semua prosedur dan protokol yang telah disetujui oleh Komite Wasit AFC untuk memastikan keadilan, transparansi, dan integritas," tulis Windsor John dalam surat balasan kepada Sekjen PSSI, Yunus Nusi.
AFC juga menegaskan bahwa penggunaan tim wasit dari asosiasi anggota yang berasal dari kawasan yang sama merupakan praktik standar internasional dan diterapkan secara luas di berbagai kompetisi resmi FIFA maupun AFC.
"Afiliasi regional petugas pertandingan tidak menimbulkan konflik kepentingan. Mereka adalah wasit elite AFC yang telah terlatih dan bertanggung jawab untuk memberikan kinerja terbaik tanpa memihak," lanjut surat tersebut.
Baca Juga: Gagal Menang di GP Singapura, McLaren Malah Kunci Gelar Juara Dunia Konstruktor F1 Musim 2025
Dalam penjelasannya, AFC menyebut bahwa proses pemilihan wasit dilakukan melalui evaluasi ketat berdasarkan kinerja serta mendapat persetujuan akhir dari FIFA.
Bahkan, kelompok wasit yang ditugaskan untuk laga Indonesia vs Arab Saudi juga tengah dipertimbangkan sebagai kandidat untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
"Penunjukan dilakukan dengan seleksi ketat dan terus dipantau oleh FIFA. AFC tetap berkomitmen menjaga standar tertinggi dan profesionalisme dalam kepemimpinan wasit," tegas Windsor John.
Baca Juga: Jalani Pemulihan Cedera Marc Marquez Harus Absen di MotoGP Australia dan Malaysia
Menanggapi keputusan tersebut, Sekjen PSSI Yunus Nusi menyampaikan bahwa pihaknya menghormati keputusan AFC, namun tetap menekankan pentingnya aspek keadilan dan netralitas dalam pertandingan.
“Karena laga melawan Arab Saudi besok malam dan Irak pada 11 Oktober merupakan bagian dari babak prakualifikasi Piala Dunia, PSSI melalui saya selaku Sekretaris Jenderal telah mengirim surat protes kepada AFC,” ujar Yunus.
Ia menilai penunjukan wasit asal Timur Tengah kurang ideal, mengingat masih banyak wasit dari negara yang lebih netral.
Baca Juga: Belum Sempat Mencicipi Persaingan Super League, Pemain PSIM Donny Warmerdam Harus Menepi Sejenak
"Yang kami angkat di sini adalah pentingnya unsur fairness, fair play, dan sportivitas. Unsur keadilan ini sangat penting, karena, mohon maaf, adanya kemungkinan bias mengingat kesamaan kawasan geografis," tambahnya.
Meski protes tersebut tidak dikabulkan, Yunus tetap berharap laga nanti berlangsung dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
"Kami berharap laga besok dapat berlangsung dengan penuh netralitas. PSSI masih percaya dan optimis bahwa para wasit akan memimpin dengan seadil-adilnya dan se-netral-netralnya," tutupnya.
Artikel Terkait
Yakob Sayuri: Bila Tuhan Sudah Menentukan Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia, Tidak Ada yang Bisa Menghalangi
Pekan Krusial Enam Negara di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Cedera Pemain Timnas Indonesia Dibesar-besarkan
Jadwal Pertandingan dan Siaran Langsung Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jeddah
Laga Hidup Mati di Jeddah: Indonesia dan Arab Saudi Berebut Peluang ke Piala Dunia 2026
Kluivert Waspadai Arab Saudi, Jay Idzes Pastikan Timnas Indonesia Siap Tempur