SportlinkNews - Kemenangan menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia saat menghadapi Irak pada laga kedua putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Sabtu, 11 Oktober 2025 malam, di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Menjelang laga hidup-mati kontra Irak, Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert mengakui duel tersebut akan menjadi ujian berat bagi skuad Garuda.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Jumat, 10 Oktober 2025, ia menilai kekalahan 2–3 dari Arab Saudi di laga pembuka membuat jalan Indonesia menuju playoff 2026 semakin terjal.
Baca Juga: Dan Hooker Sebut Arman Tsarukyan Anak Kaya Sombong Jelang Duel UFC Qatar
"Pertandingan besok sangat penting bagi kedua tim, sama seperti pertandingan sebelumnya. Setelah hasil yang mengecewakan melawan Arab Saudi, kami perlu meraih kemenangan dan kami akan berjuang untuk itu," ujar Kluivert.
Pelatih asal Belanda itu menyadari kekuatan Irak yang tampil solid dalam beberapa pertandingan terakhir. Meski demikian, ia menegaskan bahwa timnya telah melakukan evaluasi dan siap tampil lebih baik.
"Kami tahu Irak adalah tim yang sangat bagus. Dalam pertemuan sebelumnya kami memang mendapat hasil negatif, tapi kali ini situasinya berbeda. Kami siap dan kami menemukan pemain-pemain yang dalam kondisi sangat baik untuk pertandingan ini," tambahnya.
Baca Juga: Canali dan Inter Milan Kenalkan Pakaian Resmi Terbaru untuk Musim Gugur/Dingin
Ketika ditanya mengenai fokus utama dalam menghadapi Irak agar tidak mengulangi kesalahan yang terjadi melawan Arab Saudi, Kluivert memilih untuk tidak membuka rencana taktiknya.
"Saya akan gila jika mengatakan apa yang saya rencanakan sekarang," ujarnya sambil tersenyum.
"Pastinya, kami sudah menyiapkan strategi terbaik untuk menghadapi Irak. Anda akan melihatnya besok. Mungkin setelah pertandingan saya baru akan menjelaskannya."
Baca Juga: Canali dan Inter Milan Kenalkan Pakaian Resmi Terbaru untuk Musim Gugur/Dingin
Kluivert juga menyoroti pentingnya mentalitas dan kebersamaan tim untuk menghadapi tekanan pertandingan. Menurutnya, Indonesia harus bermain dengan keberanian dan solidaritas penuh di lapangan.
"Kita harus menghormati Irak, tapi kita juga harus menunjukkan bahwa kita berani. Kita punya tim yang solid, saling mendukung, dan saling membela. Kita bermain untuk bangsa, dan kita tahu para pendukung ada di belakang kita," tegasnya.
Meski hanya memiliki waktu singkat untuk memulihkan kondisi fisik dan mental pemain, Kluivert memastikan skuat Garuda tetap fokus.
"Ya, waktunya memang singkat, tapi kami profesional. Kami sudah menganalisis apa yang salah, membicarakannya, dan sekarang saatnya melangkah ke depan. Irak sudah menunggu, dan kami harus siap untuk itu," jelas legenda FC Barcelona tersebut.
Artikel Terkait
Kisruh Suporter Timnas Indonesia di Jeddah, PSSI Layangkan Protes Resmi ke AFC
FC Utrecht Bangga, 7 Pemainnya Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia Tampil dengan Jersey Merah saat Hadapi Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia Vs Irak: Patrick Kluivert Andalkan Pemain Naturalisasi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Calvin Verdonk Pulih, Timnas Indonesia Siap Tempur Lawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026