Indra Sjafri Kunci 18 Pemain Inti untuk SEA Games 2025, Lima Slot Lagi Diperebutkan

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 19 November 2025 | 22:45 WIB
Timnas Indonesia U-22 saat berhadapan dengan Mali di uji coba internaisonal kedua di Stadion Pakansari, Kab. Bandung akhir pekan lalu. (PSSI)
Timnas Indonesia U-22 saat berhadapan dengan Mali di uji coba internaisonal kedua di Stadion Pakansari, Kab. Bandung akhir pekan lalu. (PSSI)

SportlinkNews - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, memastikan proses penyaringan pemain menuju SEA Games 2025 Thailand telah memasuki tahap akhir.

Setelah dua kali menjalani uji coba melawan Mali U-23, ia mengaku sudah mendapatkan gambaran jelas mengenai komposisi tim dan pemain yang layak mengisi skuad utama.

Indra menyebut bahwa performa para pemain dalam dua laga tersebut memberi banyak informasi penting untuk proses finalisasi.

Baca Juga: Jonatan Christie Tersingkir di Babak Pertama Australian Open, Fokus Langsung Beralih ke World Tour Finals 2025

Dari total 30 pemain yang mengikuti pemusatan latihan, sebanyak 18 nama kini sudah ia validasi sebagai kandidat utama untuk dibawa ke Thailand.

"Tujuannya bagaimana membangun tim ini untuk persiapan SEA Games. Jadi bukan untuk hari ini dan kemarin," kata Indra usai laga.  

"Alhamdulillah, hampir bisa dipastikan kami memvalidasi sekitar 18 pemain. Tinggal mungkin 5 pemain lagi yang akan kami lihat di sisa waktu sebelum berangkat tanggal 23 November," tambahnya. 

Baca Juga: Yamaha Curi Perhatian dengan Mesin V4 Baru dan Aksi Toprak Razgatlioglu di Debut MotoGP di Tes Valencia

Kekalahan telak pada uji coba pertama langsung memicu evaluasi besar-besaran dari tim pelatih. Meskipun pada laga kedua terlihat sejumlah perbaikan, kesalahan mendasar, termasuk gol bunuh diri, masih menjadi perhatian khusus.

"Setelah laga pertama kami langsung berefleksi. Masih ada hal-hal yang harus diperbaiki, termasuk kesalahan hari ini yang berujung kebobolan," tegasnya.

"Namun uji coba ini tetap sangat bermanfaat karena membuat kami jelas melihat titik-titik kelemahan yang harus dibenahi," imbuh Indra lagi.

Baca Juga: Suporter Malaysia Melakukan Aksi Khusus Bikin Federasi Sepak Bola Malu

Indra menjelaskan bahwa gaya bermain tim tidak sepenuhnya menekan karena menyesuaikan karakter Mali yang kuat secara fisik. Meski begitu, filosofi dasar permainan Timnas tetap sama.

"Filosofi permainan kami tetap possession progresif. Tapi melawan Mali kami tidak pressing di atas, kami menunggu dan bermain counter," tuturnya. 

"Bahkan beberapa kali kami ajak mereka bermain deep. Karena winger kita cepat-cepat, kenapa tidak memaksimalkan itu?" lanjut Indra kemudian.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Tersisa 6 Tiket: Akankah Kereta Terakhir Memanggil Nama Italia?

Penyesuaian taktik tersebut membuat peran Ivar Jenner semakin menonjol. Ia disebut menjalankan dua skema yang berbeda dengan sangat baik.

"Di dua game plan berbeda, Ivar menjalankan tugas dengan baik. Doakan saja nanti PSSI bisa mendapatkan izin agar ia bisa bermain di SEA Games," tukasnya.

Dengan validasi 18 pemain yang hampir final, Timnas U-23 kini memasuki fase akhir persiapan sebelum berangkat ke Thailand. 

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Tersisa 6 Tiket: Akankah Kereta Terakhir Memanggil Nama Italia?

Lima slot tersisa akan ditentukan dalam beberapa hari ke depan, termasuk kemungkinan dihuni oleh pemain abroad seperti Marselino Ferdinan dan Adrian Wibowo, tapi itu tergantung izin klub masing-masing.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X