Era Herdman, PSSI Buka Peluang Lebih Besar untuk Pelatih Lokal

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 12 Januari 2026 | 21:30 WIB
John Herdman dikonfirmasi telah disetujui Komite Eksekutif PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. PSSI akan mengumumkan secara resmi sebelum Natal 2025. (BBC)
John Herdman dikonfirmasi telah disetujui Komite Eksekutif PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. PSSI akan mengumumkan secara resmi sebelum Natal 2025. (BBC)

SportlinkNews - PSSI membuka ruang yang lebih luas bagi pelatih lokal untuk terlibat langsung dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia pada era baru di bawah kepemimpinan John Herdman

Kebijakan ini sejalan dengan arah federasi yang ingin menjadikan tim nasional sebagai pusat pembelajaran sekaligus laboratorium pengembangan pelatih dalam negeri.

Dengan komposisi staf asing yang tidak terlalu gemuk, PSSI melihat momentum ini sebagai kesempatan strategis bagi pelatih Indonesia untuk mengambil peran lebih substantif.

Baca Juga: Para Pemain Barcelona Terkejut Dengan Strategi Real Madrid

Pelatih lokal tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga dilibatkan dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan teknis.

Federasi menilai keberadaan pelatih lokal di lingkungan tim nasional akan memperkuat kesinambungan antarlevel, mulai dari kelompok usia muda hingga tim senior. 

Melalui keterlibatan langsung di agenda internasional, pelatih dalam negeri diharapkan memperoleh pengalaman praktis, pemahaman metodologi modern, serta transfer pengetahuan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Conor Bradley Keluar dari Skuat Liverpool Lebih Cepat, Ternyata Ini Penyebabnya

Sejauh ini, Herdman dikabarkan hanya membawa dua asisten pelatih, sementara sisanya akan diambil dari pelatih lokal. 

"Adapun penunjukan asisten pelatih Timnas Indonesia senior dan U-23 diserahkan kepada Direktur Teknis PSSI, Alexander Zwiers, melalui kajian teknis yang sejalan dengan pembinaan jangka panjang," tulis PSSI.

Kontrak John Herdman yang berdurasi dua tahun, dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya, juga dipandang memberi ruang adaptasi yang sehat.

Baca Juga: Seruan Boikot Piala Dunia 2026 Kembali Menggema

Pada fase awal ini, PSSI tidak menetapkan target instan, melainkan menekankan pembangunan fondasi dan penyelarasan sistem kerja.

Sepanjang 2026, Timnas Indonesia senior akan menjalani agenda padat, termasuk FIFA Series, Piala AFF, dan sejumlah laga FIFA Matchday. 

Rangkaian pertandingan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga wahana pembelajaran bagi staf pelatih, termasuk pelatih lokal yang terlibat di dalamnya.

Baca Juga: Reaksi Setelah Gol Aneh Raphinha di Balik Kemenangan Piala Super Spanyol Barcelona

Sementara itu, Timnas U-23 akan menjadikan Asian Games 2026 di Jepang sebagai fokus utama.

PSSI berharap sinergi antara tim senior dan U-23 dapat memperkuat jalur regenerasi, sekaligus memastikan kesinambungan filosofi permainan dan pendekatan kepelatihan.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PSSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X