SportlinkNews - PSSI membuka ruang yang lebih luas bagi pelatih lokal untuk terlibat langsung dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia pada era baru di bawah kepemimpinan John Herdman.
Kebijakan ini sejalan dengan arah federasi yang ingin menjadikan tim nasional sebagai pusat pembelajaran sekaligus laboratorium pengembangan pelatih dalam negeri.
Dengan komposisi staf asing yang tidak terlalu gemuk, PSSI melihat momentum ini sebagai kesempatan strategis bagi pelatih Indonesia untuk mengambil peran lebih substantif.
Baca Juga: Para Pemain Barcelona Terkejut Dengan Strategi Real Madrid
Pelatih lokal tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga dilibatkan dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan teknis.
Federasi menilai keberadaan pelatih lokal di lingkungan tim nasional akan memperkuat kesinambungan antarlevel, mulai dari kelompok usia muda hingga tim senior.
Melalui keterlibatan langsung di agenda internasional, pelatih dalam negeri diharapkan memperoleh pengalaman praktis, pemahaman metodologi modern, serta transfer pengetahuan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Conor Bradley Keluar dari Skuat Liverpool Lebih Cepat, Ternyata Ini Penyebabnya
Sejauh ini, Herdman dikabarkan hanya membawa dua asisten pelatih, sementara sisanya akan diambil dari pelatih lokal.
"Adapun penunjukan asisten pelatih Timnas Indonesia senior dan U-23 diserahkan kepada Direktur Teknis PSSI, Alexander Zwiers, melalui kajian teknis yang sejalan dengan pembinaan jangka panjang," tulis PSSI.
Kontrak John Herdman yang berdurasi dua tahun, dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya, juga dipandang memberi ruang adaptasi yang sehat.
Baca Juga: Seruan Boikot Piala Dunia 2026 Kembali Menggema
Pada fase awal ini, PSSI tidak menetapkan target instan, melainkan menekankan pembangunan fondasi dan penyelarasan sistem kerja.
Sepanjang 2026, Timnas Indonesia senior akan menjalani agenda padat, termasuk FIFA Series, Piala AFF, dan sejumlah laga FIFA Matchday.
Rangkaian pertandingan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga wahana pembelajaran bagi staf pelatih, termasuk pelatih lokal yang terlibat di dalamnya.
Baca Juga: Reaksi Setelah Gol Aneh Raphinha di Balik Kemenangan Piala Super Spanyol Barcelona
Sementara itu, Timnas U-23 akan menjadikan Asian Games 2026 di Jepang sebagai fokus utama.
PSSI berharap sinergi antara tim senior dan U-23 dapat memperkuat jalur regenerasi, sekaligus memastikan kesinambungan filosofi permainan dan pendekatan kepelatihan.
Artikel Terkait
Harapan Besar PSSI dan Masyarakat Sepak Bola Indonesia untuk Pelatih Baru Timnas
PSSI Tetapkan SUGBK sebagai Venue FIFA Series Maret 2026
Insiden Tendangan Brutal di Liga 4 Jatim, Komdis PSSI Minta Pemain Dihukum Seumur Hidup
Perkuat Fisik Timnas Indonesia, PSSI Rekrut Profesor Peraih Emas Olimpiade
Perkenalan John Herdman Ditunda, PSSI Pastikan Proses Timnas Tetap Berjalan