SportlinkNews - PSSI bersama Kelme secara resmi akhirnya memperkenalkan jersey baru Tim Nasional Indonesia. Peluncuran dilakukan di Plaza Utara Gelora Bung Karno, Kamis, 12 Maret 2026.
Jersey baru Timnas Indonesia ini terinspirasi jersey tahun 1999 dan batik Indonesia.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir yang hadir dalam pengenalan mengaku sangat mengapresiasi hadirnya jersey baru Timnas tersebut.
Baca Juga: Daftar Hattrick Liga Champions dari Marco van Basten Hingga Valverde, Ada Satu Nama Pemain Persib
Karena tidak hanya menonjolkan warna merah putih sebagai identitas bangsa, tetapi juga menghadirkan sentuhan budaya melalui motif batik.
Ia menilai langkah tersebut penting untuk menunjukkan kekayaan budaya Indonesia saat timnas tampil di panggung internasional.
"Kenapa pakai batik? Karena batik memang punya kita. Jangan sampai diklaim bangsa lain. Itu yang saya rasa patut diapresiasi, bahwa kita menonjolkan batik sebagai identitas Indonesia," tutur Erick.
Baca Juga: Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026? Ini Usulan Para Ahli
Jersey kandang tetap menampilkan warna merah khas timnas dengan sentuhan motif yang terinspirasi dari tenun.
Sementara itu, jersey tandang berwarna putih terlihat sederhana dari kejauhan, tetapi memiliki detail motif batik yang baru tampak jelas ketika dilihat lebih dekat.
Selain aspek desain, Erick juga menyoroti kualitas bahan jersey yang menurutnya mendapat respons positif dari para pemain.
Baca Juga: HUT ke-74 NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari: Olahraga Harus Menjadi Cahaya di Ujung Kegelapan
Ia menyebut jersey tersebut terasa ringan dan nyaman digunakan sehingga diharapkan dapat menunjang performa pemain di lapangan.
"Dari tanggapan awal para pemain, jersey ini dinilai ringan dan nyaman digunakan. Positif lah," imbuhnya.
Jersey baru hasil kolaborasi PSSI dengan apparel olahraga asal Spanyol itu rencananya akan mulai digunakan Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday mendatang.
Baca Juga: Menang dari Arema FC Jadi Modal Kuat Bali United FC Hadapi Persis Solo
Hal itu diperkuat dengan pernyataan pelatih timnas Indonesia, John Herdman yang menyebut jersey baru ini dirancang untuk menunjang performa pemain, terutama agar sesuai dengan kondisi iklim serta karakter pertandingan di Asia.
Sejauh ini, menurutnya, jersey ini cukup mumpuni.
"Para pemain akan merasakan level yang berbeda dan sesuatu yang bisa menyesuaikan dengan iklim. Jersey ini benar-benar dirancang untuk kondisi yang kita hadapi di AFC. Dari segi performa, para pemain pasti akan menyukainya," ujarnya.
Baca Juga: Genting! Persis Solo Bidik Kemenangan Lawan Bali United FC Demi Perbaikan Posisi Klasemen
Erick berharap kehadiran pelatih baru, jersey baru, dan semangat baru dapat memberikan energi positif bagi skuad Garuda. "Pelatih baru, jersey baru, semangat baru. Tinggal hokinya baru atau tidak, nanti kita lihat," tambahnya.
Menariknya, Erick juga mengaku menyukai hampir seluruh desain jersey yang diperkenalkan, termasuk jersey penjaga gawang yang memiliki warna mencolok dan corak berbeda.
Ia bahkan menyebut langsung membeli sebagian besar varian jersey yang diluncurkan pada acara tersebut.
Artikel Terkait
Jersey Baru Real Madrid 2025-2026 Hadir dengan Sentuhan Cokelat dan Emas
Resmi: Jersey Baru Musim 2025-26 Perkuat Ikatan Identitas dan Akar Budaya Kota, De Bruyne Paling Menonjol
Bodø/Glimt dan PUMA Rilis Jersey Baru Bertema Pemanasan Global
Kontingen Indonesia Rilis Jersey Baru Bernuansa Toraja untuk SEA Games 2025
PSSI–Kelme Jalin Kerja Sama Jangka Panjang, Timnas Indonesia Gunakan Jersey Baru Mulai 2026