SportlinkNews - Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) membuka peluang untuk menggelar pertandingan uji coba melawan Timnas Indonesia dalam waktu dekat. Kepala Internasional FFF, Ludovic Debru, menyatakan bahwa kolaborasi ini sangat mungkin terwujud mengingat hubungan diplomatik yang semakin erat.
Rencana ini diperkuat dengan adanya kerja sama strategis antara PSSI, Kemenpora, dan Kedutaan Besar Prancis di bidang sepak bola wanita. Meskipun demikian, Debru mengaku penyusunan jadwal pertandingan di level senior masih menghadapi tantangan berat akibat padatnya agenda internasional.
Pihak FFF menilai pertemuan di level kelompok umur, seperti kategori U-17 dan U-20, menjadi opsi yang paling realistis untuk saat ini. Langkah tersebut dianggap lebih fleksibel secara jadwal sekaligus memberikan jam terbang kompetisi yang dibutuhkan oleh para pemain muda.
Baca Juga: Bawa Persijap Kalahkan Bhayangkara FC, Borja Martinez Sebut Laskar Kalinyamat Jadi Tim yang Kompak
"Ya, ini adalah pertanyaan yang umum ditanyakan. Kalender internasional sangatlah padat, sehingga mengaturnya tidaklah mudah," ujar Debru dalam konferensi pers di Institut Francais Indonesia, Rabu (15/4).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa meski ada kendala logistik, FFF tetap serius mencari celah untuk mempertemukan kedua negara di lapangan hijau. Fokus utama saat ini diarahkan pada pembinaan talenta muda yang memerlukan panggung kompetisi internasional untuk berkembang.
"Namun, salah satu sarana yang efektif tentu saja melalui tim nasional kelompok usia muda. Tim-tim kelompok muda ini yang paling membutuhkan kesempatan untuk bermain dan berkompetisi," tuturnya.
Baca Juga: Allano Lima Bawa Persija Putuskan Tren Buruk, Kini Makin Pede Kejar Poin Kemenangan
Menanggapi hal itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan wacana pertandingan persahabatan tersebut secara bertahap. Erick menegaskan bahwa pintu komunikasi antara PSSI dan FFF telah terbuka lebar untuk semua kategori usia tim nasional.
"Ya, buat tim nasional Indonesia dengan Prancis, baik di senior dan tentu di usia muda, pasti sangat terbuka," kata Erick Thohir.
Erick menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya besar Indonesia untuk meningkatkan standar sepak bola nasional di kancah global. Pertemuan dengan negara kuat seperti Prancis diyakini akan memberikan dampak positif bagi mentalitas dan teknik pemain Indonesia.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Super League 2025/26 Pekan ke-28, Rivalitas Tim Semakin Kuat
"Jadi, pada dasarnya, jika ada pertandingan yang bisa kami selenggarakan antara Federasi Sepak Bola Prancis dan PSSI terkait tim nasional kami, hal itu masih sangat memungkinkan," ucapnya.
Erick yang juga menjabat sebagai Menpora RI tersebut memastikan bahwa koordinasi teknis akan terus dilakukan guna mencari waktu yang tepat. Prioritas awal akan diberikan kepada skuad Garuda Muda untuk menghadapi pemain-pemain berbakat dari tanah Prancis.
Artikel Terkait
Libas Australia, Timnas Indonesia Juara Grup B ASEAN Futsal Championship 2026
Lengkapi Jadwal Internasional, PSSI Agendakan Timnas Indonesia Mainkan Dua Laga
Eksel Runtukahu Tampil Gacor, Souza Rekomendasikan Bela Timnas Indonesia
Performa Makin Moncer, Striker Persija Eksel Runtukahu Dinilai Layak Dipanggil Timnas Indonesia
Menang Telak, Kurniawan Tetap Soroti Masalah Timnas Indonesia U-17