SportlinkNews - Indonesia memastikan dua wakil tunggal putra melangkah ke perempat final Australian Open 2026.
Moh Zaki Ubaidillah dan Alwi Farhan sama-sama meraih kemenangan pada babak 16 besar yang berlangsung di Sydney, Kamis, 11 Juni 2026.
Keberhasilan keduanya menjaga asa Merah Putih untuk berbicara banyak di turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.
Baca Juga: Aksi Heroik di Gim 4 Bawa Anunoby ke Puncak Perburuan MVP Final NBA.
Meski sama-sama meraih tiket delapan besar, Zaki dan Alwi harus menempuh jalan yang berbeda untuk mengamankan kemenangan.
Pemain yang akrab di sapa Ubed itu tampil meyakinkan saat menghadapi unggulan kedelapan asal Hong Kong, Lee Cheuk Yiu.
Pebulu tangkis muda Indonesia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-15 dalam pertandingan yang berlangsung ketat, terutama pada gim pertama.
Baca Juga: Prediksi Korea Selatan Vs Ceko: Pertarungan Sengit demi Tiga Poin Pertama
Pada awal laga, Ubed mengaku belum menemukan ritme permainan terbaiknya. Keraguan masih terlihat dalam permainannya sehingga ia kesulitan mengendalikan jalannya pertandingan.
Namun, setelah interval gim pertama, Ubed mulai menemukan solusi untuk keluar dari tekanan.
"Alhamdulillah permainannya cukup baik, bisa menang dan tanpa cedera. Gim pertama masih ragu-ragu, belum bisa safe dan mengontrol permainan. Setelah poin 11 ke atas saya bisa mengembalikan keadaan walaupun poinnya masih kejar-kejaran," ujarnya.
Baca Juga: Comeback Terbesar Final NBA! Knicks Tekuk Spurs 107-106 dan Dekati Gelar Juara.
Dalam situasi poin yang terus berkejaran, ia mampu menjaga fokus hingga akhirnya merebut gim pertama. Bahkan ketika sempat unggul 20-17 dan kehilangan dua poin beruntun, Ubed tetap tenang untuk menuntaskan perlawanan Lee.
"Saya unggul 20-17 tapi kehilangan dua poin karena kecolongan tempo. Kuncinya fokusnya lebih dikuatkan dan dikencangkan lagi, jangan mengendur," imbuhnya.
Hasil positif ini juga menjadi bentuk pembelajaran dari pengalaman kurang menyenangkan yang ia alami pada turnamen sebelumnya.
Baca Juga: Igor Tolic Sambut Positif Laga Persib di ASEAN Club Championship 2026/27
Zaki mengaku mencoba membangun kembali motivasi dan keinginan untuk menang setelah gagal memenuhi target di Malaysia Masters.
"Saya belajar dari kegagalan di Malaysia Masters lalu. Hari ini saya coba membesarkan lagi keinginan untuk menangnya. Semoga besok bisa menembus semifinal di Super 500," ucapnya.
Kini, pemain muda Indonesia itu bertekad melanjutkan performa apiknya demi memburu tiket semifinal pertamanya di level Super 500 musim ini.
Baca Juga: Borneo FC Cuci Gudang, Bongkar Skuat dan Tunjuk Mauro Jeronimo sebagai Pelatih Baru
Ia memilih fokus pada pemulihan kondisi fisik dan evaluasi permainan bersama tim pelatih sebelum menghadapi laga berikutnya.
Pada babak perempat final, Ubed akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Justin Hoh.
Sementara itu, perjuangan lebih berat dialami Alwi Farhan saat menghadapi wakil Jepang, Minoru Koga.
Baca Juga: Ernando Ari Bertahan di Persebaya, Tegaskan Ambisi Pribadinya untuk Bajul Ijo
Unggulan ketiga tersebut harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan dengan skor 20-22, 21-16, 21-9.
Kekalahan tipis pada gim pertama sempat membuat Alwi berada dalam posisi sulit, tetapi ia mampu bangkit dan mengubah jalannya pertandingan pada dua gim berikutnya.
Alwi mengakui lawannya menghadirkan tantangan yang tidak mudah. Meski memiliki postur tubuh yang tidak terlalu tinggi, Koga mampu menjangkau banyak bola dan beberapa kali mengembalikan shuttlecock yang terlihat sulit untuk diselamatkan.
Baca Juga: Manchester United Lepas Jadon Sancho dengan Status Bebas Transfer
Situasi itu sempat membuat Alwi terburu-buru dalam mencari poin. Namun seiring berjalannya pertandingan, juara dunia junior tersebut berhasil mengendalikan emosinya dan bermain lebih sabar.
Perubahan pendekatan itu terbukti efektif. Alwi mulai mampu mengontrol tempo permainan dan memaksa Koga bermain mengikuti ritme yang ia inginkan. Hasilnya, ia mendominasi gim ketiga dengan kemenangan telak 21-9.
"Alhamdulillah bisa mengatasi semua problem yang ada di lapangan. Memang nggak gampang tadi, lawan posturnya memang kecil tapi nggak mati-mati. Justru itu membuat nafsu," kata Alwi.
Baca Juga: Scott McTominay Sebut Laga Skotlandia Kontra Brasil Bakal Berjalan Spesial
Artikel Terkait
Australia Open 2025: Lanny/Amallia Genjot Pasangan Tuan Rumah 14-0 di Gim Pertama
Raymond/Nikolaus Buka Peluang Ciptakan "All Indonesia Finals" 2025 di Australia Open 2025
Dua Ganda Putri Indonesia ke Semifinal, Satu Tiket Final Australia Open 2025 Sudah di Tangan
Dua Pasangan Muda Bersinar, Indonesia Kunci Dua Gelar di Australia Open 2025
Tempatkan Wakil, Sayang Tak Berbuah Hasil Positif di Australia Open 2021