Demi Kejar Gelar ASEAN Championship 2026, Timnas Indonesia Jalani TC Panjang di Bali

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 3 Juli 2026 | 21:49 WIB
Ketua BTN Sumardji bersama dua pemain Timnas Indonesia Cahya Supriadi dan Rayhan Hanan, serta pengamat sepak bola Marco Tampubolon dalam acara Water Break PSSI Pers di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.
Ketua BTN Sumardji bersama dua pemain Timnas Indonesia Cahya Supriadi dan Rayhan Hanan, serta pengamat sepak bola Marco Tampubolon dalam acara Water Break PSSI Pers di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.

SportlinkNews - Timnas Indonesia langsung menggeber persiapan menuju ASEAN Championship 2026 melalui pemusatan latihan (TC) jangka panjang di Bali.

Program yang berlangsung pada 5-25 Juli itu dibagi dalam dua gelombang sebagai bagian dari proses pembentukan skuad terbaik.

TC tersebut akan menjadi tahapan akhir seleksi sekaligus mematangkan komposisi tim sebelum tampil di ajang sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara.

Baca Juga: Roberto Martinez Akui Faktor Keberuntungan Warnai Kemenangan Portugal

Dari 50 pemain yang masuk daftar proyeksi, sebanyak 46 pemain dipanggil mengikuti pemusatan latihan.

Jumlah itu kemudian akan dipangkas menjadi sekitar 24-26 pemain yang didaftarkan sebagai skuad final untuk ASEAN Championship 2026.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menegaskan, agenda kali ini bukan sekadar mengumpulkan pemain, melainkan membangun tim yang benar-benar siap mengejar prestasi tertinggi.

Baca Juga: Bali United Datangkan Striker Jort Van Der Sande untuk Memperkuat Lini Serang

Menurutnya, seluruh persiapan dilakukan lebih awal karena Indonesia ingin mengakhiri penantian panjang menjadi juara di level senior ASEAN.

"Selama ini kita belum pernah merasakan indahnya membawa pulang Piala AFF senior. Karena itu, seluruh persiapan dilakukan jauh-jauh hari," ujar Sumardji dalam acara Water Break PSSI Pers di Jakarta, di N Brand Experience Center Jumat, 3 Juli 2026.

"Karena menargetkan gelar, seluruh persiapan dilakukan secara maksimal, mulai dari program latihan, pemilihan pemain, hingga penyediaan akomodasi dan fasilitas. Seluruhnya mengacu pada sporting decision pelatih."

Baca Juga: Alami Sakit Luar Biasa, Declan Rice Janji Siap Tempur Lawan Meksiko

Pada tahap pertama, sebanyak 26 pemain langsung bergabung di Bali. Di antaranya terdapat penjaga gawang Cahya Supriadi dan gelandang Rayhan Hannan.

Sementara pemain lain akan menyusul pada gelombang kedua sesuai kebutuhan tim pelatih yang dipimpin John Herdman.

Menurut Sumardji, peluang bergabungnya pemain yang berkarier di Eropa masih bergantung pada restu klub masing-masing.

Baca Juga: Massimiliano Allegri Resmi Jadi Pelatih Napoli Hingga 2029

Sebaliknya, sejumlah pemain diaspora yang merumput di kompetisi Asia memiliki peluang lebih besar karena proses pemanggilannya relatif lebih mudah.

"Pemanggilan pemain Eropa akan sangat bergantung pada izin klub masing-masing. Namun banyak pemain diaspora yang bermain di Asia sudah masuk dalam pantauan dan beberapa bahkan sudah masuk dalam tim lokal Indonesia," tuturnya.

Selain mengasah aspek teknik dan taktik, tim pelatih juga memberikan perhatian besar terhadap pembentukan karakter bertanding.

Baca Juga: Antisipasi Teror Suporter Meksiko, Inggris Siapkan Strategi Khusus di Kamar Pemain

Evaluasi dari pemusatan latihan singkat pada Mei lalu menunjukkan mental pemain masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi sebelum memasuki kompetisi sesungguhnya.

"Catatan dari TC sebelumnya akan menjadi bahan evaluasi. Mental menjadi salah satu perhatian utama, selain aspek taktikal dan fisik. Ketiga hal itu harus berjalan seimbang," ucap Sumardji.

Persiapan menuju pemusatan latihan sendiri sejatinya telah dimulai jauh sebelum para pemain nanti akan berkumpul di Bali.

Baca Juga: Demi Loyalitas pada Chelsea, Real Madrid Tampik Spekulasi Enzo Fernandez

Selama memasuki masa jeda kompetisi, seluruh pemain sudah dibekali program latihan mandiri yang wajib dijalankan untuk menjaga kebugaran. 

Perkembangan mereka pun terus dipantau tim pelatih melalui aplikasi sehingga setiap pemain diharapkan datang dalam kondisi siap menjalani menu latihan dengan intensitas lebih tinggi.

"Kami sudah mendapat program latihan sejak off season dan perkembangannya terus dipantau pelatih. Begitu masuk TC nanti, intensitas latihannya pasti meningkat supaya kondisi kami semakin siap," kata penjaga gawang Cahya Supriadi.

Baca Juga: Pecat Julian Nagelsmann, DFB Incar Jurgen Klopp Jadi Pelatih Baru Jerman

Halaman:

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X