timnas

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Skuat Garuda Waspadai Cina, Patrick Kluivert Targetkan Permainan Dominan di GBK

Minggu, 1 Juni 2025 | 21:35 WIB
Para pemain Timnas Indonesia saat menjalani pemusatan latihan di Bali, 26 Mei-1 Juni 2025, jelang laga melawan Cina di lanjutan putaran tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

SportlinkNews - Tim Nasional Indonesia akan menjalani persiapan terakhir jelang laga melawan Cina pada 5 Juni mendatang dalam laga lanjutan putaran tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Jakarta. Minggu petang, 1 Juni 2025, semua pemain sudah bertolak ke Jakarta.

Di Jakarta, akan bergabung bek Timnas, Kevin Diks yang baru saja membawa timnya FC Copenhagen meraih double winner, di Liga dan Piala Denmark.

Dalam persiapan terakhir selama dua hari ini, skuat Garuda akan mematangkan lebih banyak detail untuk menghadapi Cina. 

Baca Juga: Pembalap Indonesia Husni Zainul Fuadzy Sapu Bersih Podium Kelas U150 ARRC Putaran Kedua di Sirkuit Sepang

Hal itu diungkapkan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dalam jumpa pers di Bali United Training Stadium, di Bali sebelum keberangkatan ke Jakarta.  

"Saya senang dari hasil latihan terakhir, mengingat di pertandingan terakhir (putaran tiga) kami tidak memiliki waktu untuk berlatih. Kami berlatih situasi-situasi yang sangat penting yang akan kami hadapi di permainan, dan saya senang dengan usaha yang diperlihatkan para pemain," tukasnya.

"Output yang ingin dicapai, saya pikir pemain sudah melakukan dengan baik. Kami masih memiliki beberapa hari persiapan, dan saya ingin memasukan hal-hal yang lebih spesifik, termasuk melatih lebih banyak bagian set piece, itu saja dan kami siap melawan Cina," tegas mantan pemain FC Barcelona itu.

Baca Juga: Top Skor Liga Champions: Raphinha dan Serhou Guirassy Koleksi 13 Gol

Patrick memastikan bahwa tim pelatih dan para punggawa Timnas Indonesia telah membahas banyak hal terkait kekuatan Cina. Kali ini, dia pun memastikan bahwa tim pelatihnya menganalisis Cina dengan sangat baik.

"Sayangnya di laga pertama kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan, saya tidak berada di sana. Sekarang ini, adalah permainan baru di rumah dan kami memiliki kepercayaan bahwa kami akan dapat hasil yang sangat baik, kami belajar sangat baik," tambahnya.

Namun, Patrick mengaku tidak spesifik memberikan perhatikan khusus ke satu-dua pemain Cina. Karena dirinya belum bergabung di Timnas saat laga pertama.

Baca Juga: Dua Orang Tewas, 491 Ditangkap di Prancis setelah PSG Juara Liga Champions

"Meski saya tidak tahu semua pemain, tapi saya tahu bagaimana Cina bermain di seluruh dunia. Dan, secara global, saya tahu bagaimana mereka bermain di luar permainan, tapi saya pikir hal yang paling penting adalah bagaimana kita bermain terlebih dahulu," tuturnya.

"Mereka (Cina) harus melihat kita. Karena kita bermain di rumah, maka kita harus bermain permainan dominan. Tidak perlu menurunkan musuh kita, tapi Cina harus sangat hati-hati dengan apa yang akan kami bawa ke 'meja'," kata Patrick dengan penuh kepercayaan diri.

Ia pun berharap dukungan dari para suporter Indonesia di laga melawan Cina nanti. 

Baca Juga: Ketum KONI Pusat Sampaikan Cara Jitu Membawa Pencak Silat ke Pentas Dunia Olimpiade

Namun, Patrick sadar, untuk bisa mendapatkan dukungan dari para pecinta sepak bola Indonesia, timnya harus memiliki permainan yang bagus terlebih dahulu.

"Tentu kami harus bermain dengan bagus dan hasilnya harus positif. Jika kami bisa memainkan permainan yang kami inginkan, saya pikir penonton akan sangat puas dan permainan ini akan sangat menyenangkan," imbuhnya lagi.

Kekalahan di pertemuan pertama melawan Cina, membuat laga ini krusial. Apalagi Indonesia butuh poin penuh agar tetap berada di jalur lolos ke putaran keempat.

Baca Juga: Babak Belur di Liga Champions, Inzaghi Kecewa dan akan Segera Bertemu dengan Manajemen Klub

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun memberi penekanan akan pentingnya laga ini.

"Kalau lawan Cina kita tidak dapat tiga poin, berat untuk ke playoff. Fokus dulu lawan China," tegasnya.

Saat ini, Timnas Indonesia menempati peringkat keempat klasemen Grup C dengan 9 poin. Hanya selisih satu poin dari Arab Saudi di posisi tiga dan empat poin dari Australia yang menempati runner up.

Tags

Terkini