“Saya ingin melihat bagaimana para pemain yang minim caps bermain dalam situasi sulit. Kami memang perlu memperluas dan mengembangkan skuad,” tegasnya.
Baca Juga: Singkirkan China, Timnas Indonesia Dapat Jam Tangan Rolex dari Presiden Prabowo
Di sisi lain, timnas Indonesia yang akan menjadi lawan Jepang tengah berada dalam tren positif.
Anak asuh Patrick Kluivert baru saja meraih kemenangan tipis 1-0 atas China.
Kemenangan ini diraih dengan komposisi skuad yang cukup berbeda, karena Kluivert memberi kepercayaan kepada pemain-pemain lokal dari Liga 1.
Beberapa nama seperti Rizky Ridho, Yakob Sayuri, Ricky Kambuaya, dan Egy Maulana Vikri tampil sebagai starter.
Ini menjadi momen langka sejak era naturalisasi, di mana pemain-pemain lokal mendapat porsi signifikan dalam skuad utama tim Garuda.
Kemenangan atas China menambah kepercayaan diri timnas Indonesia untuk menghadapi Jepang, apalagi dengan kemungkinan kembalinya pemain kunci seperti Maarten Paes dan Marselino Ferdinan.
Sementara itu, Moriyasu menegaskan bahwa timnya akan berupaya menutup fase kualifikasi dengan hasil terbaik.
“Kami menyiapkan segala hal sebaik mungkin untuk menutup fase ini dengan kemenangan,” ujarnya.
Pertandingan antara Jepang dan Indonesia diprediksi akan berlangsung sengit, dengan kedua tim membawa ambisi masing-masing.
Baca Juga: Arsenal Incar Kepa Arrizabalaga, Tambah Daftar Pemain Buangan Chelsea
Jepang ingin menebus kekalahan dari Australia, sedangkan Indonesia berharap bisa mencuri poin dari tim unggulan yang tengah tidak stabil.