SportlinkNews - Hasil pertandingan fase grup putaran tiga yang berakhir kemarin, Selasa, 10 Juni 2025, telah menentukan enam tim yang lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dari keenam tim tersebut, tim-tim Liga Arab mendominasi.
Dari Grup A, ada Uni Emirat Arab dan Qatar, kemudian di Grup B Irak dan Oman yang melaju, dan terakhir di Grup C, Arab Saudi akan menemani Indonesia ke putaran empat. Kemarin, Arab Saudi kandang di tangan Australia.
Undian untuk putaran empat akan berlangsung pada 17 Juli mendatang, dan keenam tim ini akan menempati tiga pot unggulan yang ditentukan beradarkan rangking dunia FIFA.
Baca Juga: Media Vietnam Soroti Naturalisasi Malaysia, Minta FIFA Tinjau Ulang tapi Singgung Timnas Indonesia
Di pot 1 ada para tim unggulan, Qatar (55) dan Arab Saudi (58). Kemudian di pot 2 akan ditempati Irak (59) dan Uni Emirate Arab (65), dan Indonesia (123) akan berada di pot 3 bersama Oman (77).
Melihat dari regulasi, tim yang sudah bertemu di putaran 3 tidak akan berhadapan lagi di putaran 4. Sehingga besar kemungkinan Indonesia akan bertemu Qatar, Irak, dan UEA.
Dari ketiga calon lawan skuat Garuda di putaran empat tersebut, hampir semua calon lawan sudah pernah dihadapi timnas.
Baca Juga: Garuda Store dan Foolball Luncurkan Board Game Sepak Bola Edisi Khusus Garuda
"Kita sudah pernah ngalahin Qatar, lalu juga sudah pernah melawan Irak. Meski hasilnya lebih banyak kita kalah dengan tim-tim Timur Tengah, tapi melihat tren performa timnas, dalam beberapa tahun terakhir kita sudah bisa mengatasi mereka," kata pengamat sepak bola Indonesia, Rais Adnan, Rabu, 11 Juni 2025, saat dihubungi.
"Itu artinya, kans untuk Garuda di putaran empat nanti cukup besar. Tapi tentu dengan beberapa catatan perbaikan, seperti mempertajam lagi lini serang," katanya.
Meskipun defense counter dinilainya tetap akan diterapkan ketika menghadapi tim-tim Timur Tengah, tetapi terpenting menurutnya adalah lini depan Timnas bisa tampil klinis.
"Justru yang harus diwaspadai bila melawan tim-tim Timur Tengah itu lebih besar faktor non-teknisnya. Apalagi kalau bermainnya di Qatar," tukas Rais.