timnas

Dilema AFC: Pilih Tuan Rumah Putaran Empat Sesuai Peringkat atau Tempat Netral?

Rabu, 11 Juni 2025 | 22:07 WIB
Stadion Saitama Jepang, di prefektur Saitama yang memiliki kapasitas 63.700 penonton.

SportlinkNews - Sesuai ketentuan AFC, dua tim dengan peringkat tertinggi dari posisi tiga dan empat klasemen akhir putaran 3 berhak menjadi tuan rumah putaran 4.

Dengan begitu sesuai aturan maka UEA dan Qatar menjadi dua calon kuat tuan rumah putaran berikutnya. 

UEA menjadi tim dengan peringkat tertinggi dari posisi tiga (15 poin), sementara Qatar menjadi tim peringkat tertinggi dari posisi empat (13 poin) dalam klasemen akhir putaran tiga. 

Tapi, mengingat tingginya kemungkinan gangguan faktor non-teknis yang akan ditemui bila pertandingan digelar di dua negara tersebut, maka beberapa negara seperti Indonesia dan Irak pun mengajukan penawaran tuan rumah putaran empat kepada AFC.

Baca Juga: Atlet Hoki Kaltim Pelanggan Masuk Skuat Pelatnas Indonesia

Indonesia tim peringkat tertinggi kedua di posisi empat (12 poin) telah mengajukan penawaran tuan rumah dua bulan lalu, begitu juga Irak yang merupakan tim peringkat tertinggi kedua posisi tiga (15 poin) juga ikut mengirimkan proposal ke AFC pekan lalu.

Meski begitu, hingga kini AFC belum mengumumkan secara resmi di mana venue resmi putaran empat akan dilakukan. 

Guna menjaga netralitas, ada beberapa negara di Asia yang bisa menggantikan negara-negara peserta putaran empat sebagai tuan rumah.

Mereka yakni, negara-negara yang tidak memiliki kepentingan langsung dengan kualifikasi Piala Dunia karena sudah lolos/tidak lolos. 

Baca Juga: Kemenangan di Depan Mata Borneo Pupus, Pelita Jaya Unggul di Menit-menit Terakhir

Pertama, adalah China. Secara infrastruktur dan kapasitas, China memiliki segalanya untuk menjadi penyelenggara. 

Stadion megah, fasilitas modern, serta pengalaman menggelar turnamen besar membuat mereka tetap menjadi opsi kuat, terlepas dari absennya kepentingan kompetitif karena tersingkir dari kualifikasi. Sebagai tempat netral, China dapat menjadi solusi logistik terbaik. 

Selain China, Australia juga bisa menjadi pertimbangan. Negeri Kanguru telah memastikan tempat di putaran final Piala Dunia 2026 bersama Jepang dari Grup C, dengan status netral dan tanpa kepentingan di sisa pertandingan, Australia menawarkan asas keadilan dan kesiapan fasilitas. 

Baca Juga: Persis Solo Perpanjang Kontrak Eky Taufik dan Sho Yamamoto untuk Liga 1 2025/26

Faktor geografis dan cuaca yang mendukung juga menjadi nilai tambah bagi negara ini.

Ketiga, ada Uzbekistan. Negara Asia Tengah itu tampil gemilang dan berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 untuk kali pertama, menandai tonggak sejarah bagi sepak bola mereka. 

Selain memiliki infrastruktur yang berkembang pesat, Uzbekistan juga menawarkan atmosfer netral yang aman serta letak strategis di antara Asia Barat dan Timur.

Negara ini dinilai sebagai salah satu tempat paling ideal dan netral untuk menggelar putaran keempat.

Baca Juga: Kejadian Langka di IBL, Dua Pemain Pelita Jaya Masuk 1.000 Points Club di Laga Melawan Borneo Hornbills

Tak ketinggalan, terakhir Jepang. Negeri Sakura ini juga masuk salah satu yang memiliki fasilitas dan pelayanan terbaik. 

Selain sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, Jepang memiliki keunggulan dalam hal manajemen acara internasional, keamanan, serta dukungan fanbase yang positif.

Jepang juga dinilai mampu menjamin kenyamanan dan profesionalisme tinggi dalam pelaksanaan pertandingan-pertandingan penting.

Undian pembagian grup putaran 4 sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis, 17 Juli 2025, di Osaka.

Baca Juga: Kunjungi Shoot 360, DBL Indonesia All-Star Poles Skill Dribbling dan Ball Handling Lewat Teknologi Sport Science

Putaran empat akan dimainkan 8 Oktober 2025 untuk matchday pertama, kemudian 11 Oktober 2025 untuk laga kedua, dan terakhir 14 Oktober 2025 untuk pertandingan terakhir putaran ini. 

Tim-tim yang finis sebagai juara grup akan otomatis mengantongi tiket ke Piala Dunia 2026. Sedangkan dua runner-up grup akan kembali bertanding di putaran 5, yang menggunakan format dua leg (home dan away).

Pemenang putaran 5 kemudian akan jadi wakil Asia di babak play-off antar konfederasi, yang melibatkan enam tim dari lima benua: Asia, Afrika, Amerika Selatan, Oseania, serta Amerika Utara dan Tengah.

Tags

Terkini