SportlinkNews - Timnas Indonesia U-23 terus mematangkan persiapan jelang tampil di ASEAN Cup U-23 2025, yang akan berlangsung pada 15–29 Juli mendatang.
Salah satu hal penting dalam proses tersebut adalah rencana uji coba untuk mengasah kekompakan dan kesiapan tim.
Manajer Timnas U-23, Ahmed Zaki Iskandar, menjelaskan bahwa timnas dipersiapkan untuk melakukan tiga uji coba. Meskipun lawannya belum ditentukan.
Baca Juga: Tragedi Sepak Bola, Tiga Suporter Tewas 70 Orang Cedera di Stadion
"Uji coba ini menjadi bagian penting dari strategi pembentukan tim, terutama dalam hal menemukan formasi terbaik, membangun kerja sama antarpemain, dan menguji efektivitas rotasi," ujar Zaki.
"Soal siapa lawannya, kami serahkan kepada tim pelatih. Tapi yang pasti disesuaikan dengan kebutuhan tim," tambahnya.
Menurutnya, dengan waktu persiapan yang semakin singkat, laga uji coba ini akan memberikan gambaran utuh bagi pelatih kepala Gerald Vanenburg dalam menyusun strategi dan menentukan pemain inti.
Baca Juga: Baru Main 7 Menit Raul Asencio Diganjar Kartu Merah, Tanggapan Alonso Diluar Dugaan
Sementara itu, pelatih kepala skuat Garuda Muda, Gerald Vanenburg mengakui adanya kendala teknis terkait rencana uji coba. Ia menyebut bahwa sempat ada pembatalan dari calon lawan.
Ia mengaku belum ada pembicaraan lagi untuk tim lawan uji coba yang kembali akan dibidik.
Tapi, bila itu tidak bisa tercapai, Vanenburg mengaku telah menyiapkan rencana alternatif, yakni tim akan menjalani laga internal 11 lawan 11.
Baca Juga: Kevin Diks Calon Kapten Borussia Moenchengladbach, Media Vietnam Terpukau
"Saya memiliki rencana pertandingan uji coba, tapi masalahnya adalah mereka menghentikan (membatalkan). Jadi bila kita harus memainkan 11 lawan 11, bagi saya tidak masalah, karena saya bisa melihat semua pemain saya, dan itu bagus," kata Vanenburg lagi.
Meski bersifat internal, laga ini tetap dianggap bernilai strategis karena akan memberi kesempatan kepada seluruh pemain untuk menunjukkan kemampuannya dalam simulasi pertandingan nyata.
"Karena saya pikir kita harus bersiap-siap. Kita harus menjadi sebuah tim yang sangat kuat. Dan itu bukan teknik, itu bukan fisik, tapi kita harus berjuang," tegas Vanenburg.